Suara.com - Mantan bintang AC Milan, Marco Simone, ragu Mario Balotelli akan bisa meraih sukses di Nice. Simone menilai Balotelli harus mengubah perilakunya jika ingin berkembang di Liga Prancis.
Pernyataan Simone ini bukan tanpa alasan. Eks bomber Milan di era akhir 1980-an hingga 1990-an itu pernah merasakan betapa sulitnya beradaptasi di persepakbolaan Prancis.
Pertama kali dia bermain di Prancis, saat memperkuat Paris Saint-Germain; 1997-1999. Setelah itu, dia pindah ke klub Prancis lainnya, AS Monaco, dari tahun 1999 hingga 2001.
Musim berikutnya Simone sempat memutuskan kembali ke Milan. Namun, impiannya untuk bersinar lagi bersama I Rossoneri gagal dan musim berikutnya memutuskan balik lagi ke Monaco.
Pada periode keduanya di Monaco, Simone pun hanya semusim dan di tahun 2004 hijrah ke Nice. Tingginya ekspektasi dari fans Nice membuatnya sulit berkembang di klub yang berada di Prancis Selatan itu.
Pengalaman inilah yang membuat Simone berani menyimpulkan akan keraguannya Balotelli bisa meraih sukses di Nice jika tidak mengubah perilakunya.
"Balotelli di Nice jadi tanda tanya besar buat saya," kata Simone kepada Omnisport. "Bukan karena dia tidak cukup baik, tapi karena dia kesulitan untuk tampil konsisten dan dapat diandalkan sepanjang musim."
"Tak ada yang meragukan skill, kekuatan teknis dan fisik Balotelli. Tapi, untuk jangka panjangnya, dia sering gagal memenuhi ekspektasi."
"Saya pernah mengatakan ini kepada sesama pemain Italia lainnya di masa lalu yang datang bermain di Prancis, seperti (Christian) Vieri, (Marco) Di Vaio, (Christian) Panucci, dan (Stephan) El Shaarawy. Saya mengatakan, jika kamu bermain di Ligue 1 dengan sikap yang tidak benar, maka Anda akan kesulitan."
"Itu karena persepakbolan Prancis sangat mengandalkan fisik, sepakbola yang sangat cepat, mungkin bukan sepakbola yang taktis, tapi pemain harus 100 persen fit dan 100 persen mental terfokus," lanjut Simone.
Di sisi lain, Simone menilai ada plus-minus yang bisa didapat Balotelli dengan kehadirannya di Nice, terutama dalam mendapat dukungan dari fans Nice.
"Saya mengetahui Nice dengan sangat baik. Mereka memiliki fans yang fanatik yang penuh gairah dan para fans banyak yang memiliki darah Italia dan sering berbicara bahasa Italia," tutur Simone.
"Ini mungkin akan banyak membantu Balotelli, tapi di sisi lain mereka juga sangat menuntut para pemain. Kadang ini sangat sulit diatasi, khususnya ketika Anda kalah," pungkas Balotelli.
Balotelli diboyong Nice dari Liverpool dengan status bebas transfer. Kemungkinan striker berusia 26 tahun ini kemungkinan akan menjalani debutnya di Nice saat hadapi Marseille, 11 September mendatang. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
NICE Kantongi Izin Pameran Bebas Pajak dan Bea Masuk
-
Kalah dari Nice, Kapten Go Ahead Eagles Resmi Pamit Gabung Feyenoord
-
Blunder Dean James Jadi Awal Petaka Go Ahead Eagles di Liga Europa, Diganjar Rating Terendah
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri