Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi mengirimkan surat peringatan tegas kepada PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 terkait kartu izin tinggal terbatas/tetap (Kitas) pemain dan pelatih asing di Indonesia.
"Surat terkait dugaan masalah pelatih dan pemain ilegal sudah ditandatangani Pak Menteri yang tertanggal per hari ini. Intinya pemerintah tidak ingin ada pelanggaran di ajang ISC," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, masalah izin tinggal dan visa bagi pemain dan pelatih asing yang turun di kompetisi sepak bola Indonesia sangat diperlukan. Namun, pihaknya menyadari jika pengurusan hal tersebut tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Untuk itu, pihaknya memberikan waktu selama tujuh hari dari surat peringatan diterbitkan bagi pemain dan pelatih asing untuk segeras mengurus administrasinya. Hal tersebut terjadi karena untuk bekerja di Indonesia, pemain maupun pelatih asing harus mengikuti aturan yang ada.
"Kalau satu pekan ini tidak ada jaminan dari PT GTS selaku operator, maka mereka dilarang bermain dulu," ujar pria yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu.
Gatot menjelaskan, apa yang dilakukan saat ini merupakan bentuk pembinaan dan edukasi bagi semua pemain dan pelatih asing, berikut dengan klub dan pengelola kompetisi yang selama ini bersinggungan langsung dengan masalah administrasi.
Saat ditanya berapa jumlah pemain dan pelatih asing yang diduga belum memiliki Kitas, Gatot menjelaskan jika saat ini ada 30-an orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan data yang dimiliki oleh lembaga Save Our Soccer (SOS) yang menyebutkan ada 81 pemain dan pelatih yang belum memiliki Kitas.
"Ini adalah terguran pertama. Kami berharap PT GTS secera memberikan jaminan akan segera melengkapi Kitas pemain dan pelatih asing. Apalagi ISC ini merupakan kejuaraan yang direkomendasikan oleh Kemenpora," kata Gatot, menegaskan.
Sebagaimana diketahui, sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 12 tahun 2013, setiap pekerja asing diwajibkan memiliki Kitas. Dalam kontek permasalahan ini (klub) obyeknya adalah pemain dan pelatih asing.
Sebelumnya Direktur Utama PT GTS, Joko Driyono menjelaskan jika pihak memberikan tengat waktu kepada klub untuk mengurus Kitas pemain dan pelatih asing hingga Kamis (8/9). Pihaknya menilai jika visa mereka tidak ada masalah, kemungkinan besar tidak ada penolakan dari pihak berwajib. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
John Herdman Naturalisasi 2 Pemain Keturunan dari Eropa, Siapa?
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Asian Minifootball Championship 2026 Digelar di Palembang, Ini Hasil Drawingnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Siapa Pencipta Lagu Honk! No Na? Ini Sosok di Balik Lirik Om Telolet Om dan Angkot yang Viral
-
Cikole dan Cibeureum Sarang Pengungkapan Narkoba, 43 Tersangka Diciduk Polres Sukabumi
-
Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar
-
Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'
-
Ulasan Botchan: Kisah Pemuda Jujur Melawan Kemunafikan Dunia Kerja