Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkapkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terpilih Letnan Jenderal Edy Rahmayadi.
Tantangan pertama kata Imam, Edy harus menindaktegas terjadinya pengaturan skors dan adanya mafia bola yang ada di tubuh PSSI.
"Membuktikan bilamana terjadi pengaturan skors harus ditindak tegas dan cepat dan tentu harus tegas pula memberesi pihak-pihak yang menurut publik yang menjadi mafia bola," ujar Imam di Ecovention Ancol, Jakarta, Sabtu (12/11/2016).
Tantangan kedua, Imam berharap Ketua Umum PSSI terpilih bisa merangkul semua klub sepak bola, supporter serta industri sepak bola menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan
"Kedua, harus betul betul menjadikan klub, supporter dan industri menjadi satu bagian yang tak bisa dipisahkan satu sama lain. Dan ini harus dijaga. Kuncinya adalah melaksanakan regulasi dengan cepat, serius tanpa pandang bulu dan harus dilakukan secara terbuka. Sehingga tidak ada lagi soal-soal yang mencurigai ini ada pilih kasih," tuturnya.
Sementara tantangan ketiga, kata Imam, Edy harus mampu merukunkan supporter antar klub sepak bola. Diketahui sering terjadinya bentrok pendukung Persija Jakarta, The Jakmania dengan pendukung Persib Bandung yakni Bobotoh yang menimbulkan korban.
Pasalnya, olahraga sepak bola merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia, yang dicita-citakan pendiri bangsa.
"Tetapi faktanya pada hari ini kita melihat bahwa selama 2016, sudah ada enam nyawa yang hilang. Maka federasi, PSSI harus betul-betul punya rancangan yang serius, agar tidak ada lagi ujaran-ujaran yang membuat kebencian, fitnah dan balas dendam yang berkelanjutan," jelas Imam.
Oleh karena itu, dirinya mendorong adanya rekonsiliasi nasional antar supporter sepak bola untuk menghindari adanya konflik supporter klub satu sama lain.
"Saya akan mendorong untuk rekonsiliasi supporter secara nasional sehingga tidak ada lagi supporter yang bermusuhan satu sama lain,"imbuhnya.
Ia pun mempersilahkan pengurus baru PSSI di bawah kepemimpinan PSSI dapat menyelengarakan rekonsoliasi nasioanal antar supporter. Pasalnya Indonesia akan menghadapi piala AFF 2016 pada 19 November mendatang.
"Sekarang bola sudah di tangan PSSI, mereka akan melakukan itu, maka kami akan dorong itu. Terserah mau kapan. Sekarang sudah ada pengurus, maka akan kami lihat keinginan public itu apakah akan berjalan dengan baik, termasuk prestasi di AFF itu," ungkapnya
Seperti diketahui Pangkostrad Letnan Jenderal Edy yang meraih 76 suara terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 di Kongres PSSI, Hotel Mercure Ancol, Kamis (10/10/2016).
Edy mengalahkan pesaingnya mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko hanya mendapatkan 23 suara, sementara Eddy Rumpoko hanya mendapatkan 1 suara.
Selain itu tiga calon lainnya, Kurniawan Dwi Yulianto, Sarman Elhakim, dan Benhard Limbong tidak satu pun mendapatkan suara dalam pemilihan tersebut.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun