Suara.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku enggak heran dengan perlawanan yang diberikan lawannya, Kashima Antlers, di final Piala Dunia Antar Klub 2016, Minggu (18/12/2016).
Dalam laga yang berlangsung di Yokohama Stadium, Jepang, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dipaksa bermain selama 120 menit sebelum menang dengan skor 4-2.
Madrid membuka keunggulan lewat Karim Benzema di menit kesembilan. Tim lawan sempat membalikkan keadaan berkat dua gol yang dicetak Gaku Shibasaki di menit 44 dan 52.
Delapan menit berselang, Ronaldo menyamakan kedudukan untuk Madrid lewat golnya dari titik penalti. Hadiah ini diberikan wasit setelah Lucas Vazquez dijatuhkan di kotak terlarang.
Ronaldo yang mengambil eksekusi, sukses menjalankan tugasnya. Skor 2-2 bertahan hingga babak kedua berakhir dan laga harus dilanjutkan lewat perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, Ronaldo mencetak dua gol tambahan dan membuat Madrid keluar sebagai pemenang. Ini merupakan gelar kedua bagi Madrid di ajang serupa setelah yang pertama di tahun 2014.
"Kami tahu harus bermain lebih capek lagi. Kami tak terkejut dengan lawan dan menyadari mereka memiliki kemampuan, tapi kami sedikit terkejut dengan cara mereka bermain, seberapa intens mereka berlari dan berjuang," kata Zidane dalam situs resmi klub.
"Kadang-kadang, kami dibuat kewalahan dan tidak bermain seperti yang kami inginkan. Kami tiba di sini setelah menjalani perjalanan yang panjang dan kami berhasil mengangkat trofi ini, yang mana ini salah satu yang terpenting buat kami," sambungnya.
Baca Juga: Hasil, Jadwal, dan Klasemen Liga Spanyol 19 Desember
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan