Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola tak mau disebut gagal apabila ia tidak mampu membawa timnya menjuarai Liga Premier Inggris musim 2016/2017, yang tak lain adalah musim pertamanya menangani klub berjuluk Manchester Biru tersebut.
Apabila bisa membawa City sebagai juara, Pep akan mengulangi kesuksesannya di Barcelona dan Bayern Munich. Seperti diketahui, Pep membawa Barcelona juara di musim pertamanya sebagai pelatih raksasa Spanyol. Prestasi itu ia raih pula saat menjadi arsitek Bayern Munich.
Namun, ia mengaku tak merasa tertekan sama sekali dengan reputasi menterengnya di masa lalu, kendati saat ini, City terpaut 10 poin di bawah pemuncak klasemen Liga Premier, Chelsea.
"Bukan berarti jika kami tidak memenangkan Liga Premier, itu artinya musim ini tak baik. Tidak, dalam situasi seperti ini kami akan menganalisa apa yang terjadi di akhir musim, apa yang sudah baik dan apa yang masih buruk. Saat ini, kami hanya fokus pada laga selanjutnya melawan Burnley," kata Pep.
"Saya pernah selalu berada di atas, Barcelona dan Bayern Munich. Namun, OK, ini adalah babak baru dalam karir saya sebagai manajer untuk menangani hal itu dan saya ingin berusaha dengan anak-anak asuh saya," sambungnya.
Guardiola mengaku tak terlalu risau dengan selisih raihan poin antara City dengan Chelsea. Ia lalu mencontohkan pengalamannya mengejar poin Real Madrid bersama Barcelona di musim 2012 silam.
"Bersama Barcelona, saya pernah berselisih sembilan poin di bawah Real Madrid," kata Pep.
"Ketika itu bulan Februari atau Maret dan setelah kami bangkit, selisihnya hanya empat," kenang Pep, kendati saat itu Madrid-lah yang menjuarai La Liga.
Pep tetap optimis. Namun ia enggan berangan-angan terlalu jauh. Manajer berkepala plontos itu ingin fokus pada laga berikutnya terlebih dahulu.
"Namun, pertanyaannya, apakah kami mampu mempersempit jarak dengan Chelsea? Saat ini, apa yang harus kami lakukan adalah percaya diri pada laga selanjutnya," ujar Pep mantap.
Sebagai informasi, kini City berada di urutan lima klasemen Liga Premier dengan raihan 39 poin. (AFP)
Berita Terkait
-
Usia Hanya Angka! Roque Santa Cruz Masih Haus Cetak Gol di Usia 44 Tahun, Cristiano Ronaldo Kalah?
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
Pep Guardiola Spill Kondisi Terkini Erling Haaland Jelang Lawan Nottingham Forest
-
Manchester City Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Tino Livramento
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Irak Krisis Jelang Playoff Piala Dunia 2026: Pelatih Terjebak di UEA, Pemain Kesulitan Urus Visa
-
Dulu Jadi Kesayangan STY, 3 Pemain Ini Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Chelsea Mengamuk Bantai Aston Villa 4-1, Joao Pedro Kemas Hattrick
-
Manchester City Ditahan Imbang Nottingham Forest, Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal
-
Menang 1-0 atas Brighton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali