Suara.com - Peluang Barcelona untuk mempertahankan gelar juara Piala Raja terbuka lebar. Melakoni leg pertama babak semifinal Piala Raja musim ini, Barca memetik kemenangan di laga tandang.
Menghadapi Atletico Madrid di Vicente Calderon, Barcelona menang 2-1. Dalam laga tersebut, Barcelona unggul cepat lewat gol Luis Suarez di menit ke-7.
Memasuki menit 33 Lionel Messi berhasil menggandakan keunggulan Los Cules. Sementara Atletico hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol tunggal Antoine Griezmann di awal babak kedua.
"Kami bermain sangat fokus, penuh komitmen," kata Suarez.
"Dengan cara mereka pressing, mereka berhasil menekan kami di babak kedua. Tapi kami memiliki babak pertama yang fantastis, kami memiliki lebih dari dua peluang mencetak gol," sambungnya.
Namun demikian, pemain asal Uruguay meminta rekan-rekannya untuk tetap mewaspadai keganasan Atletico Madrid. Pasalnya, keadaan bisa saja berbalik di leg kedua.
"Untuk mencapai final memang berat, dan kami tahu pentingnya mencetak gol di sini (Calderon), apalagi kami mencetak dua gol. Tapi harus diingat, pemenang belum diputuskan," jelasnya.
Dengan kemenangan ini, Barcelona hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua untuk bisa melaju ke final. Sedangkan Atletico yang tertinggal agregat 2-1, wajib memetik kemenangan minimal dua gol tanpa balas di markas Barcelona untuk membalikkan keadaan. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan