Suara.com - Caretaker pelatih Mitra Kukar, Sukardi Kardok, mengaku mendapat ancaman jelang laga menghadapi tuan rumah Bali United pada lajutan Liga 1 2017, Minggu (27/8/2017).
Menurut kardok saat dihubungi Antara dari Samarinda, Jumat (25/8/2017), dia menerima pesan SMS dari orang tak dikenal pagi tadi berisi nada ancaman untuk tim Mitra Kukar.
"Saya dapat SMS yang tidak mengenakkan tadi pagi. Dia bilang 'Bang Kardok, siapkan karung besok untuk karungi pemainmu'," kata Kardok.
Meski Ia menilai nada SMS tersebut keterlaluan, namun Kardok mengaku tak terpancing dengan psy-war SMS gelap itu.
Ia menanggapinya dengan santai dan sebaliknya menjadikan hal tersebut motivasi menghadapi pasukan Serdadu Tridatu.
"Sempat saya jawab, kamu yang saya karungi. Tapi saya santai aja. Kami akan buktikan di lapangan," tuturnya.
Ia mengaku tak gentar dengan kekuatan Bali United yang saat ini dalam performanya terbaiknya.
Kardok memilih fokus mempersiapkan tim dan menjaga mental tandang skuatnya agar mampu membawa pulang poin dari Bali.
"Sempat saya tunjukan SMS itu tadi ke pemain, ke Bayauw, dan lain-lain. Mereka malah termotivasi. Ayo kita balas dan buktikan di lapangan. Jadi semua pemain justru bersemangat. Saya tidak bohong ini. Pemain sekarang fokus untuk laga lawan Bali," jelasnya.
Saat ini Mitra Kukar berada di peringkat 8 dengan koleksi 31 poin, atau terpaut 7 poin dari Bali United yang menempati puncak klasemen sementara Liga 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa
-
PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026