Suara.com - Suhu dingin 'menghantui' keikutsertaan tim nasional Indonesia U-19 pada kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan, 31 Oktober-8 November 2017. Tercatat, suhu saat ini mencapai 11-12 derajat Celcius.
Setibanya di Negeri Ginseng, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan pun langsung latihan pada, Minggu (29/10/2017). Keputusan diambil Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, untuk beradaptasi dengan cuaca dingin yang membuat tulang ngilu.
"Begitu tiba di Korea Selatan pada siang hari ini, Minggu, kami langsung latihan ringan sore hari selama 1,5 jam di Pusat Sepakbola Nasional, Paju, untuk proses adaptasi. Semua pemain dalam kondisi baik dan siap menghadapi semua lawan di kualfikasi Piala Asia U-19 ini," ujar Indra, dikutip dari Antara.
Sementara, bek sayap timnas U-19 Rifad Marasabessy menyebut Korsel lebih dingin daripada Prancis, tempat mereka berkompetisi di Turnamen Toulon pada Juni 2017 lalu.
Namun, Rifad mengatakan dia serta rekannya tidak mempermasalahkan hal itu dan tetap akan berjuang keras demi hal positif di laga kualifikasi Piala Asia U-19 2018 tersebut.
"Suhu tidak bisa dijadikan alasan. Kami siap tempur di sini. Kami tadi juga sudah berlatih untuk memperdalam taktik sekaligus beradaptasi," tutur dia.
Indonesia bergabung di Grup F bersama tuan rumah Korsel, Brunei Darussalam, Malaysia dan Timor Leste. Pertandingan akan dipusatkan di Paju Stadium, Korea Selatan.
Berikut jadwal lengkap pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 Grup F:
- Indonesia vs Brunei Darussalam, Selasa (31/10) mulai pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Kalahkan Unggulan Utama, Owi/Butet Raih Gelar Kedua Prancis Open
- Indonesia vs Timor Leste, Rabu (1/11) mulai pukul 10.00 WIB.
- Korea Selatan vs Brunei Darussalam, Sabtu (4/11) mulai pukul 13.00 WIB.
- Indonesia vs Malaysia, Senin (6/11) mulai pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Tak Ada Tawar Menawar! Tiket Liga Champions Jadi Harga Mati buat Juventus
-
Bali United Dalam Bahaya, Lewatan Enam Laga Tanpa Kemenangan
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
-
Link Live Streaming Persebaya vs Persib Bandung: Jaminan Laga Sengit di GBT
-
Kembali Jadi Juru Selamat MU, Bruno Fernandes Kasih Pesan ke Benjamin Sesko
-
Eks Kiper Iran Hilang Tanpa Jejak Usai Kritik Ali Khamenei, Sang Istri Ungkap Fakta Miris
-
PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Hanya 2 Negara Ini yang Berpotensi Gantikan Iran
-
Aksi Dingin Kevin Diks Eksekusi Penalti Akhiri Tren Buruk Gladbach di Bundesliga
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?