Suara.com - Pesepak bola asal Argentina Esteban Vizcarra yang saat ini memperkuat klub profesional Sriwijaya FC, resmi menjadi warga negara Indonesia. Ia telah menuntaskan sejumlah proses di Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.
Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat mengatakan surat yang menyatakan jika Vizcarra resmi jadi WNI itu diterima manajemen pada Jumat ini. "Semua proses sudah selesai dan Vizcarra resmi menjadi WNI," ungkapnya di Palembang, Jumat (16/3/2018).
Ia mengatakan dengan beralih status kewarganegaraan Vizcarra membuat Sriwijaya FC tidak lagi dipusingkan dengan kondisi kelebihan pemain asing. Saat ini dari total 29 pemain yang ada, SFC mempunyai empat pemain asing yang sesuai regulasi.
Empat pemain itu adalah Mahamamadou N'Diaye (Mali), Makan Konate (Mali), Manuchekhr Dzhalilov (Tajikistan), dan Yu Hyun Koo (Korea Selatan).
"Jadi tinggal pelatih yang mengotak-atiknya karena saat ini sudah banyak pilihan untuk pemain lokal," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumsel ini.
Menurut dia, pelatih Rahmad Darmawan (RD) tentu akan terbantu dengan status baru Vizcarra.
Bila saat turnamen Piala Presiden, RD harus menyimpan salah satu pemain asing seperti Vizcarra karena kelebihan kuota, tapi kini dia bisa menurunkan semuanya.
Ucok pun mengaku sangat senang karena proses naturalisasi Vizcarra juga terbilang cepat karena target manajemen untuk menyelesaikan naturalisasi Vizcarra selesai sebelum Liga 1 bergulir tercapai.
"Kami harapkan Vizcarra bisa memberikan yang terbaik bagi SFC," ujar dia.
Baca Juga: Setelah Depak Milan, Wenger Ingin Hindari Atletico Madrid
Vizcarra sebelumnya ingin menjadi WNI sejak masih berseragam Arema FC. Selama dua musim bersama Singo Edan, proses naturalisasinya tak kunjung selesai.
Pada 2018, Vizcarra berlabuh ke SFC. Sejak awal bergabung, ia meminta manajemen klub untuk membantu dirinya melepaskan kewarganegaraan Argentina untuk menjadi WNI. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax
-
Dony Tri Pamungkas Bongkar Rahasia Sukses Jadi Pemain Muda Terbaik Super League
-
Mengenal New York New Jersey Stadium, Venue Megah Final Piala Dunia 2026
-
Belanda Diremehkan di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Beri Balasan Menohok
-
Denzel Dumfries: Timnas Belanda Lebih Kuat dari 4 Tahun Lalu
-
AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti
-
Pep Guardiola Beri Peringatan Keras ke Skuad Man City Sebelum Angkat Kaki