Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator tetap menempatkan PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman ke dalam wilayah timur. Meski pertemuan kedua tim tersebut berpotensi menimbulkan bentrok suporter dari kedua kesebelasan.
Sebelumnya, digabungkannya PSIM dan PSS ke dalam satu wilayah itu menimbulkan kontroversi. Manejemen kedua kesebelasan sempat melayangkan protes karena berada dalam satu wilayah.
Namun, dalam manajer meeting Liga 2 diputuskan tidak ada perubahan pembagian wilayah. Baik PSIM dan PSS Sleman tetap di wilayah timur.
"Pembagian Liga 2 ini ada dua bagian, Barat dan Timur. Tadi juga sudah kami putuskan bahwa PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman tetap satu grup di wilayah Timur," kata Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan, Senin (16/4/2018).
"Semua pertandingan fase penyisihan akan digelar dengan sistem kandang tandang," tambahnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono berharap Liga 2 bisa berjalan dengan lancar dan mencapai target yang telah ditentukan oleh PSSI dan PT LIB.
"PT LIB telah lakukan persiapan dengan baik, klub juga respon baik. Ini terobosan baru, PSSI ingin proses Liga 2 ini menjawab keinginan kami, yaitu menyampaikan profesional. Mudah mudahan saat kick off nanti bisa berjalan dengan baik," ujar Joko Driyono.
Liga 2 akan mulai kick off pada 23 April 2018. Di mana Persis Solo melawan Semen Padang akan menjadi partai pembuka di Stadion Manahan Solo.
Baca Juga: Bali United Imbangi Persela di Lamongan
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular