Suara.com - Panathianikos diskors dari kompetisi Eropa selama tiga musim oleh UEFA. Sanksi tersebut diberikan kepada mantan juara Yunani setelah gagal memenuhi persyaratan-persyaratan finansial.
Panathinaikos, mantan finalis Piala Eropa, berkali-kali terpuruk dalam beberapa tahun terakhr. Klub ini telah melakukan beberapa pergantian struktur kepemimpinan dan menderita masalah-masalah keuangan akut.
UEFA mengatakan klub itu diberi tenggat waktu sampai 1 Maret untuk menyelesaikan masalah-masalah dengan para kreditor, namun gagal mengatasinya.
"Badan Pertimbangan mengonfirmasi bahwa Panathianikos FC dikeluarkan dari berpartisipasi pada kompetisi klub UEFA selanjutnya seandainya mereka lolos, untuk tiga musim mendatang," kata UEFA dalam pernyataannya seperti dilansir Antara.
"Badan Pertimbangan juga menjatuhkan denda sebesar 100.000 euro sebagai bagian dari total denda 200.000 tidak lagi ditunda dan berlaku secepatnya."
Panathinaikos saat ini menghuni peringkat kesepuluh di Liga Yunani, dan tidak memiliki harapan untuk berkompetisi di Eropa musim depan.
Panathinaikos pada Desember kedapatan melanggar persyaratan-persyaratan pembayaran yang jatuh tempo terkait lisensi klub UEFA dan peraturan-peraturan financial fair play dan didenda.
Denda itu ditunda, menunggu sampai tenggat waktu pada Maret.
Liga Yunani pada musim ini dinodai sejumlah masalah kerusuhan penonton yang melibatkan sejumlah klub, dan juga terdapat pemeriksaan dari para jaksa terkait masalah korupsi.
Baca Juga: Berikut 5 Fakta Menarik Usai Liverpool Hantam AS Roma
Berita Terkait
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1