Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengaku puas dengan pencapaian timnya yang sukses mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Tottenham memastikan diri finis di posisi empat besar klasemen Liga Inggris 2017/2018, usai mengalahkan Newcastle United 1-0 pada laga tunda pekan ke-31, Kamis (10/5/2018) dini hari WIB.
Gol Harry Kane di menit 50 jadi faktor pembeda kedua tim dalam laga sengit yang digelar di Wembley. Tottenham sendiri tampil kurang greget, terutama di babak pertama, sementara Newcastle bermain lepas mengingat mereka telah dipastikan terbebas dari degradasi.
Meski demikian, Pochettino mengaku puas karena menurutnya kemenangan adalah hal yang utama.
Kemenangan ini sendiri membawa Tottenham naik ke peringkat tiga dengan 74 poin dari 37 laga, menggusur Liverpool ke posisi keempat dengan poin 72. Tottenham pun dipastikan finis di empat besar dan akan beraksi di Liga Champions musim depan di stadion anyar mereka.
"Orang bebas berkomentar, namun untuk mencapai empat besar adalah sebuah pencapaian yang masif. Saya puas dan saya ingin mengucapkan selamat, pertama kepada para pemain dan selanjutnya kepada para staf," ucap Pochettino seperti dimuat beIN Sports.
"Selamat dan terima kasih yang masif untuk para staf, karena mereka fantastis dan telah bekerja keras selama hampir 38 laga, jauh dari kandang. Lawan Newcastle, kami tak tampil maksimal. Meski demikian, kemenangan adalah hal yang utama, jadi kami bahagia," sambung juru taktik berkebangsaan Argentina itu.
"Bagi pihak klub, adalah sebuah hal yang masif untuk dapat pindah ke stadion baru dan memainkan Liga Champions (musim depan). Hal ini akan jadi tantangan juga, karena akan sama seperti bermain di Wembley (yang jadi kandang Tottenham musim ini). Ya, stadion (baru) ini akan fantastis, tapi kami harus nyaman dan saya pikir kami butuh waktu untuk itu, untuk beradaptasi lagi," tukas Pochettino.
Meski finis di empat besar, Tottenham sendiri kembali dipastikan tanpa gelar di musim 2017/2018 ini.
Baca Juga: Terkait Finis Empat Besar, Conte Isyaratkan Menyerah
Berita Terkait
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta