Suara.com - Timnas Argentina harus menemui jalan terjal dalam usaha mereka menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana Albiceleste -julukan Timnas Argentina- terakhir kali keluar sebagai kampiun pada edisi 1986 silam.
Di Piala Dunia 2018, Argentina tergabung di Grup D bersama tim kuat Kroasia, serta dua tim kuda hitam, Islandia dan Senegal.
Meski demikian, Lionel Messi dan kawan-kawan tentu datang ke Rusia dengan motivasi besar, usai tumbang dari Jerman pada partai final Piala Dunia empat tahun lalu di Brasil.
Argentina sendiri sempat terancam gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah terseok-seok di babak kualifikasi Zona Amerika Selatan. Namun, hattrick Messi ke gawang Ekuador pada laga pamungkas babak kualifikasi menggaransi kelolosan tim asuhan Jorge Sampaoli ke Rusia.
Dibanding Argentina, Nigeria dan Islandia lebih dulu lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah menjadi pemuncak grup di babak kualifikasi masing-masing zona.
Sementara itu, Kroasia menjadi salah satu negara yang meraih tiket belakangan karena harus menjalani laga play-off terlebih dahulu. Kroasia hanya bisa menjadi runner-up Grup I Zona Eropa pada babak kualifikasi, di bawah Islandia. Kroasia lolos ke Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Yunani 4-1 di play-off.
Well, Kroasia dan Islandia akan bertemu lagi babak fase grup Piala Dunia 2018 setelah saling bentrok di babak kualifikasi. Pertemuan familiar lainnya di Grup D akan terjadi antara Argentina vs Nigeria.
Ya, Argentina akan bertemu dengan Nigeria untuk kali keempat di fase grup Piala Dunia. Tim Tango -julukan Argentina lainnya dan Tim Elang Super -julukan Nigeria- sebelumnya telah bertemu di kancah Piala Dunia pada fase grup, yakni pada edisi 1994, 2002, 2010, dan 2014.
Jadwal lengkap Grup D Piala Dunia 2018:
Matchday 1
16/6/2018 pukul 20.00 WIB: Argentina Vs Islandia
17/6/2018 pukul 02.00 WIB: Kroasia Vs Nigeria
Matchday 2
22/6/2018 pukul 01.00 WIB: Argentina Vs Kroasia
22/6/2018 pukul 22.00 WIB: Nigeria Vs Islandia
Berita Terkait
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002