Suara.com - Mantan winger andalan Timnas Rusia yang juga eks pemain Manchester United, Andrei Kanchelskis, skeptis dengan peluang negaranya di Piala Dunia 2018. Padahal, Rusia bakal jadi tuan rumah.
Menurut Kanchelskis, skuat Rusia sangat lemah dan tak kompetitif. Pemain yang dulunya berposisi sebagai winger itu pun khawatir Rusia justru bakal jadi bulan-bulanan di turnamen nanti. Rusia asuhan pelatih Stanislav Cherchesov akan menjalani laga pembuka turnamen pada Kamis (14/6/2018) besok malam WIB melawan Arab Saudi.
Sementara dua tim lainnya di Grup A adalah Mesir yang bakal diperkuat bintang Liverpool Mohamed Salah, serta Uruguay yang mengandalkan duet maut Luis Suarez dan Edinson Cavani.
Rusia sendiri akan tampil di Piala Dunia 2018 dengan tren buruk. Tim Beruang Merah -julukan Timnas Rusia- tak pernah menang dari tujuh laga uji coba pamungkas mereka.
Skuat Rusia untuk Piala Dunia 2018 pun masih banyak dihuni pemain-pemain veteran. Tak cukup sampai di situ, Kanchelskis percaya pelatih Cherchesov juga telah menciptakan masalah dalam tubuh skuat asuhannya.
Selain itu, Kanchelskis juga membandingkan dengan era terdahulu, saat Uni Soviet belum pecah. Ya, saat tim masih begitu superior di level Eropa dan dunia, alias belum terpecah-pecah menjadi Rusia, Ukraina, dan banyak negara lainnya.
Uni Soviet adalah juara Piala Eropa pada 1960, serta jadi finalis pada edisi 1988 and semifinalis pada Piala Dunia 1966. Namun, Rusia sebagai negara independen tampil buruk saat lolos ke Piala Dunia 1994, 2002 dan 2014, di mana Tim Beruang Merah hanya mampu meraih dua kemenangan dari sembilan laga di pesta sepakbola terakbar sejagat itu..
"Sepakbola kami jelas lebih terorganisir di masa lalu. Kami memiliki sistem tradisional. Ketika Uni Soviet pecah, sepakbola kami otomatis turun drastis. Kini level sepakbola Rusia tidak bagus. Sekarang kami memiliki masalah," tutur Kanchelskis seperti dilansir Daily Mail.
"Kami jelas khawatir. Jujur saja, tim untuk Piala Dunia 2018 ini adalah tim terburuk Rusia yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Semua orang juga berpikir demikian. Ada yang bilang juga kalau ini adalah skuat terburuk Rusia sepanjang sejarah," celoteh pria 49 tahun pemilik 17 caps bersama Uni Soviet dan 36 caps bersama Rusia itu.
"Pelatih mereka saat ini (Cherchesov) juga menghadirkan masalah tersendiri dalam tim. Ada beberapa masalah dalam tim Rusia saat ini. Ada beberapa pemain bagus dalam skuat, namun mereka tidak terlihat seperti bermain untuk tim nasional karena berbagai permasalahan dalam diri sang pelatih. Ia seperti diktator," ketus Kanchelskis.
Berita Terkait
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026