Suara.com - Fernando Santos tak senang dengan performa Portugal, meski berhasil meraih tiga poin kontra Maroko di pertandingan kedua Grup B Piala Dunia 2018.
Portugal menang tipis 1-0 atas Maroko dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Rabu (20/6/2018).
Meski mampu mencetak gol cepat lewat tadukkan Cristiano Ronaldo di menit keempat, Selecao das Quinas, julukan timnas Portugal, tertekan di sepanjang laga.
"Kita harus menyoroti hal ini, dan harus segera dibicarakan," kata Fernando Santos seperti dilansir dari Reuters, Rabu (20/6/2018).
"Kami kehilangan kendali permainan, kami banyak melakukan kesalahan pasing, kami kehilangan kepercayaan diri. Jelas saya tak senang dengan performa tim kali ini," tambahnya.
Fernando Santos mengaku geram dengan performa anak asuhnya di laga tersebut. Dilansir laman FIFA, selama 90 menit, kampiun Piala Eropa 2016 itu hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dengan satu peluang berbuah gol. Itu lebih buruk dari Maroko yang mampu menciptakan empat tembakan.
"Performa tadi tak bisa dijelaskan. Bertanding melawan pemain yang mereka (Maroko) miliki, jika kamu tidak mampu memegang kendali, mereka akan membuatmu lelah dan itu akan menjadi masalah," tutur pelatih berusia 63 tahun.
Lebih jauh, Santos menegaskan anak asuhnya untuk tetap fokus. Portugal masih harus berhadapan dengan Iran untuk benar-benar memastikan tiket babak 16 besar.
"Ini belum berakhir. Kami harus menghadapi pertandingan yang sulit melawan Iran dan kami ingin menjadi pemuncak grup," jelasnya.
Baca Juga: Lakoni Dua Laga di Rusia, Ronaldo Torehkan Rekor Baru
Portugal akan memainkan laga terakhirnya di Grup B menghadapi Iran. Pertandingan itu akan berlangsung di Mordovia Arena, Selasa (26/6/2018).
Berita Terkait
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
-
Sulit Tembus Starter MLS All-Star 2024, Maarten Paes Bersaing dengan Kiper Juara Piala Dunia 2018
-
Jepang Layaknya Jerman, Timnas Indonesia Diminta Tiru Semangat Korea Selatan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia