Suara.com - Pelatih Shin Tae-yong punya harapan besar untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Dia ingin Garuda bisa mengulang keajaiban Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Keajaiban yang dimaksud Shin Tae-yong adalah kemampuan sebuah tim yang di atas kertas tak diunggulkan tetapi mampu mengalahkan lawan yang lebih "besar".
Timnas Indonesia menjadi tim non-unggulan di Grup D Piala Asia 2023. Ranking FIFA mereka begitu rendah dibanding tiga lawannya yakni Jepang, Irak dan Vietnam.
Skuad Garuda saat ini menduduki peringkat 146 dunia, berbanding 17 milik Jepang, 63 punya Irak dan 94 diduduki Vietnam.
Meski berstatus underdog, Shin Tae-yong menegaskan Timnas Indonesia punya potensi untuk merepotkan lawan-lawannya.
Dia ingin Timnas Indonesia bisa mendapat hasil positif layaknya ketika Korea Selatan tampil di Grup F Piala Dunia 2018 silam.
Saat itu, Shin Tae-yong berhasil membawa Korea Selatan bikin kejutan dengan mengalahkan juara dunia Jerman dengan skor 2-0.
Kemenangan itu memang gagal membawa Taeguk Warriors --julukan Korea Selatan-- lolos ke fase knock-out karena cuma finis di posisi ketiga, tetapi mereka berhasil mencoreng wajah Jerman yang harus finis di posisi buncit.
"Sesuatu yang tidak terduga mungkin terjadi. Semuanya atau tidak sama sekali," kata Shin Tae-yong dikutip dari Sports Seoul, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga: Adam Alis ke Saddil Ramdani yang Dicoret STY dari Timnas Indonesia: Kamu yang Terbaik!
Shin Tae-yong menegaskan ingin Timnas Indonesia setidaknya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan di Grup D.
Juru taktik 54 tahun itu mengisyaratkan Timnas Indonesia bakal tampil lepas saat menghadapi Jepang yang di atas kertas berada di level berbeda.
Namun, dia juga menyimpan hasrat agar Timnas Indonesia bisa memberi kejutan di laga kontra Samurai Biru.
"Sebenarnya timnas Jepang berada di level lain. Ini tidak akan mudah, tapi saya berencana mempersulit mereka," kata Shin Tae-yong.
"Saya pikir kami bisa memberikan kejutan jika kami tidak melakukan kesalahan,” tambahnya.
Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar mulai 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang