Suara.com - Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (26/6/2018). Ribuan aparat dikerahkan demi kelancaran pertandingan tersebut.
Bermain di PTIK, Persija memutuskan untuk tidak menjual tiket pertandingan ke publik. Dengan kapasitas tribun yang hanya bisa menampung kurang lebih 1000 penonton, Panpel hanya menyediakan tempat bagi para tamu undangan.
"Jadi, total 2000 (personel) cuma berapa jumlah personel dari polisi, dari ini berapa saya belum tahu karena mereka nunggu jawaban BKO dari teman-teman pengamanan yang lain karena dari sini juga banyak yang diperbantukan di sejumlah titik-titik," kata Ketua Panpel Persija Arief Perdanakusuma di PTIK, Selasa (26/6/2018).
Sebagaimana diketahui, laga yang berlangsung di PTIK ini merupakan partai tunda. Sebelumnya duel Persija versus Persebaya yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung Bantul pada 3 Juni batal terlaksana menyusul kericuhan antarsuporter.
Tidak hanya melawan Persebaya, Persija juga akan memainkan laga tunda lainnya melawan Persib Bandung di venue yang sama pada 30 Juni mendatang. Mengingat laga melawan Maung Bandung bakal berjalan panas, Panpel bakal memberikan pengamanan lebih ketat.
"Itu yang untuk Persebaya. Kalau buat lawan Persib nanti beda lagi," Pungkas Arief.
Berita Terkait
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal
-
Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru
-
Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket
-
Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP