Suara.com - Tim Nasional Tunisia mengakhiri catatan 40 tahun tanpa kemenangan di putaran final Piala Dunia. 'Puasa' kemenangan selama empat dekade tersebut pecah usai Tunisia mengalahkan Panama di Grup G Piala Dunia 2018, Sabtu (29/6) dini hari WIB.
Dalam laga yang berlangsung di Mordovia Arena, Rusia, Tunisia menang 2-1. Pasukan Eagles of Carthage—julukan Tunisia—lebih dulu tertinggal 0-1 di babak pertama.
Sebelum pertandingan ini, terakhir kali Tunisia meraih kemenangan di putaran final Piala Dunia, yakni saat Piala Dunia 1978 di Argentina.
Kala itu, Tunisia menang meyakinkan 3-1 atas Meksiko di fase Grup 2, sebelum akhirnya gagal melaju ke babak berikutnya setelah dikalahkan Polandia, 0-1, dan bermain imbang tanpa gol melawan Jerman Barat.
Jalannya Pertandingan
Sejak babak pertama dimulai, Panama dan Tunisia tampak sangat ngotot mengejar kemenangan. Maklum saja, kedua negara sama-sama bertekad mengakhiri kiprah mereka di Piala Dunia 2018 dengan kemenangan.
Baik Tunisia maupun Panama sama-sama sudah tak berpeluang lolos ke 16 Besar. Mereka kalah bersaing dari dua tim Eropa, Belgia dan Inggris, yang juga tergabung di Grup G.
Sekitar 10 menit pertandingan berlangsung, Tunisia mulai mengontrol permainan dan banyak memiliki peluang. Namun, sejumlah peluang tersebut belum bisa menghasilkan gol.
Panama sendiri lebih banyak mengandalkan serangan balik yang cepat. Strategi tersebut mampu diredam anak-anak Tunisia lewat transisi permainan yang cepat dari menyerang ke bertahan.
Baca Juga: Dua Ganda Putra Tumbang, Indonesia Bertumpu Pada The Minions
Di 30 menit awal pertandingan, Panama mulai meningkatkan serangan. Hasilnya, pada menit 33 mereka membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Yassine Meriah.
Gol berawal dari sepakan keras kaki kiri penyerang muda Panama, Jose Luis Rodriguez, dari luar kotak penalti. Meriah yang bermaksud mengadang bola, justru malah mengubah arah bola.
Akibatnya, penjaga gawang Aymen Mathlouthi kesulitan mengantisipasi datangnya bola, dan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Panama.
Tertinggal, pasukan Eagles of Carthage—julukan Tunisia—tersengat. Berkali-kali anak asuh Nabil Maaloul mengurung pertahanan Panama.
Namun, Dewi Fortuna sepertinya belum berpihak kepada mereka. Skor 1-0 untuk Panama di babak pertama pun tak berubah sampai wasit meniup peluit tanda turun minum.
Berbalik Unggul
Berita Terkait
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
Respons Michael Carrick Usai Bawa Man United Comeback dan Tembus Tiga Besar Liga Inggris
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan
-
Jay Idzes Cs Sukses Bikin Sejarah Usai Kalahkan Wakil Italia di Liga Champions
-
Jay Idzes Bermain Penuh, Sassuolo Bungkam Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
-
Pengakuan Maarten Paes: Gabung Timnas Indonesia Jadi Kunci Perkembangan Karier
-
Libas Crystal Palace 2-1, King MU Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Liga Inggris
-
Nyaris Blunder, Maarten Paes Sukses Tebus Kesalahan dan Catat Nirbobol Perdana di Ajax
-
Maarten Paes Kembali Tampil bersama Ajax Amsterdam, Cetak 'Clean Sheet' Perdana
-
Bernardo Tavares Samakan Persib Bandung dengan Johor Darul Takzim