Suara.com - Pelatih Timnas Tunisia, Nabil Maaloul, akhirnya bisa kembali merasakan tersenyum lega. Psikologis ini didapat usai anak asuhnya menang 2-1 atas Panama pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2018, Sabtu (29/6) dini hari WIB.
Kemenangan itu seakan mengobati luka hati Tunisia yang gagal lolos ke 16 Besar, menyusul kekalahan di dua laga awal dari Inggris dan Belgia.
Pasukan Eagles of Carthage—julukan Tunisia—pun terhindar jadi juru kunci klasemen Grup G, dengan menempati peringkat ketiga di bawah Belgia dan Inggris yang keluar sebagai juara dan runner-up grup.
Baca Juga: Dua Ganda Putra Tumbang, Indonesia Bertumpu Pada The Minions
Maaloul mengatakan, timnya pantas mendapat kemenangan pada pertandingan ini, menyusul kebangkitan Fakhreddine Ben Youssef dan kawan-kawan setelah tertinggal 0-1 di babak pertama.
"Pertandingan hari ini adalah kemenangan yang pantas untuk tim Tunisia," kata Maaloul usai pertandingan, dilansir dari laman resmi FIFA.
Lebih jauh, Maaloul mengungkap misi timnya pada Piala Dunia 2018. Menurutnya, finis di tempat ketiga merupakan hasil objektif yang bisa dicapai.
Hal ini mengingat mereka berada satu grup dengan Belgia dan Inggris yang memiliki pemain-pemain lebih berkualitas daripada Tunisia.
Baca Juga: Cetak Gol ke-2.500 Piala Dunia, Youssef Diganjar Man of the Match
"Ketika kami tergabung di grup ini, kami menyadari betul bahwa harapan terbaik kami adalah berada di peringkat ketiga dalam grup," ungkapnya.
"Benar kami memang kebobolan banyak gol, tapi kami banyak kebobolan ketika menghadapi lawan yang sangat tangguh," pungkas pelatih berusia 55 tahun.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia 2018
Tim Main M S K GM GK Poin
Belgia 3 3 0 0 9 2 9*
Inggris 3 2 0 1 8 3 6*
Tunisia 3 1 0 2 5 8 3
Panama 3 0 0 3 2 11 0
Ket: *Lolos ke 16 Besar. M=Menang, S=Seri, K=Kalah, GM=Gol Memasukkan, GK=Gol Kemasukan.
Berita Terkait
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Skuad Meksiko di Piala Dunia 2026, Kombinasi Magis Guillermo Ochoa dan Ketajaman Raul Jimenez
-
Debut Timnas Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ujian Berat Cannavaro di Grup Neraka
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar