Suara.com - Klub Liga Inggris Chelsea resmi menunjuk Gianfranco Zola sebagai asisten manajer bagi Maurizio Sarri. Kepastian ini dikonfirmasi kubu The Blues via laman resmi mereka, Kamis (19/7/2018) pagi WIB.
Sarri sendiri sejatinya baru ditunjuk sebagai manajer anyar Chelsea pada akhir pekan lalu. Juru taktik asal Italia itu menggantikan posisi Antonio Conte yang didepak usai gagal meloloskan The Blues ke Liga Champions musim ini.
Untuk Zola, pria berusia 52 tahun yang juga berasal dari Italia ini merupakan legenda hidup Chelsea. Ya, ia adalah penyerang andalan klub asal London itu pada pertengahan sampai akhir 90-an.
Sebagai pemain, Zola sukses mempersembahkan dua gelar Piala FA serta masing-masing satu trofi Piala Liga, Charity Shield, Piala Winners dan Piala Super Eropa untuk Chelsea.
Usai pensiun sebagai pemain pada 2005, Zola berkarier sebagai pelatih dan sempat menangani beberapa klub, mulai dari West Ham United, Watford, Cagliari, Al-Arabi, Birmingham City sampai Timnas Italia U-16.
Setelah dipastikan kembali ke Chelsea dan ditunjuk sebagai tangan kanan Sarri, Zola pun tak bisa menyembunyikan antusiasmenya.
"Bagi saya ini adalah hal luar biasa bisa kembali ke Chelsea, klub yang saya cintai. Saya sangat ingin bekerja keras karena ini akan menjadi tantangan yang sulit. Tapi saya senang berada di sini, saya senang dengan prospek bekerja keras bersama Maurizio untuk sukses," celoteh Zola di laman resmi Chelsea.
"Akan luar biasa jika bisa sukses bersama Maurizio, dan untuk klub saya akan memberikan yang terbaik! Ya, seperti yang saya lakukan di masa lalu sebagai pemain. Saya akan memberikan yang terbaik di posisi baru saya," janji pria bertubuh mungil itu.
"Saya sangat menantikan tantangan secara umum. Saya akan senang jika kami memulai liga dengan baik dan kami semua sangat bergairah untuk memulai petualangan baru ini," tandas Zola yang dulu juga sempat bermain bersama Diego Maradona di Napoli.
Baca Juga: Wah! Real Madrid Bidik Lukaku sebagai Pengganti Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil