Suara.com - Pelatih Djadjang Nurdjaman meminta maaf di debutnya bersama Persebaya usai dikalahkan PS Tira pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (11/9/2018) malam.
"Saya secara pribadi meminta maaf kepada suporter dan warga Surabaya karena belum mampu membawa kemenangan Persebaya," ujarnya ketika ditemui usai pertandingan.
Pada laga perdananya melatih Bajol Ijo, julukan Persebaya, ia harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor akhir 0-2 melalui gol yang dicetak Aleksandar Rakic menit ke-48 dan Dzmitry Rekish menit ke-83.
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu berjanji akan berusaha lebih keras lagi agar tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya dan kembali mengangkat performa Persebaya, sekaligus memperbaiki posisinya di klasemen sementara.
Hingga pekan ke-21, Persebaya masih bertahan di posisi 13 dengan koleksi 25 poin hasil enam kali menang, tujuh kali seri dan delapan kali menderita kekalahan.
Mengomentari hasil melawan PS Tira, mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan tersebut mengakui tempo permainan yang lambat dan kurang determinasi meski secara umum menguasai pertandingan.
Upaya memecah kebuntuan di lini serang juga gagal dilakukan meski tampil dengan tiga striker sekaligus beberapa menit jelang laga usai, yaitu David Da Silva, Ricky Kayame dan Rishadi Fauzi.
Hasil itu juga bertolak belakang dengan kemenangan 14-0 di pertandingan terakhir saat melawan PSBI Blitar di Piala Indonesia 2018 beberapa waktu lalu. Sementara itu, kapten Persebaya Rendy Irwan Saputra juga meminta maaf karena belum berhasil mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.
"Saya mewakili teman-teman pemain, mohon maaf ke Bonek dan warga Surabaya karena kalah pada pertandingan kali ini. Ke depan kami berusaha tampil lebih baik dan maksimal," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia