Suara.com - PSIS Semarang menargetkan sapu bersih sisa laga mereka di Liga 1 2018 dengan kemenangan, demi lolos dari jerat degradasi. Hal ini disampaikan General Manager PSIS, Wahyu Winarto di Semarang, Rabu (10/10/2018).
PSIS sendiri saat ini memang masih terjerembab di zona merah. Skuat besutan Jafri Sastra masih tertahan di peringkat 16 papan klasemen Liga 1 2018, dengan baru mengoleksi 27 poin dari 24 pertandingan.
PSIS akan menjalani laga pekan ke-25 mereka melawan Barito Putera, Sabtu (13/10/2018) sore. Kebetulan, PSIS akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Madya Magelang.
"Saat ini posisi PSIS masih di zona degradasi, mau tidak mau seluruh laga kandang harus meraih poin penuh. Saya pikir itu jadi target kami yang akan coba kami wujudkan," ucap Wahyu Winarto seperti dilansir ANTARA.
"Sapu bersih seluruh laga kandang dan ditambah poin penuh di satu laga tandang, saya pikir itu sudah cukup membuat kita aman," sesumbarnya.
Wahyu sendiri optimitis PSIS akan mampu meraih target tersebut. Ini menyusul hasil baik yang diraih klub dalam empat laga terakhir. Dari empat laga terakhir, PSIS meraih dua kemenangan, satu seri dan satu kali kalah.
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia
-
Dusan Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid, Negosiasi Kontrak dengan Juventus Mandek
-
Pelatih Thailand Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Adalah Derby ASEAN Sesungguhnya
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya