Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri merasa yakin para suporter akan memerahkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat skuatnya melawan Qatar di Piala Asia U-19. Indra Sjafri memastikan skuatnya akan tetap tampil all out di laga kedua babak penyisihan Grup A Piala AFC U-19 2018, Minggu (21/10/2018).
Seperti diketahui, saat menjalani laga pertama penyisihan Grup A menghadapi Taiwan, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) terhitung hanya dipenuhi 17.320 suporter dari kuota 21.000 tiket yang dijual. Pada laga tersebut Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Taiwan.
Indra Sjafri pun tidak mempermasalahkan soal banyaknya para suporter yang datang mendukung langsung saat pertandingan tersebut di SUGBK. Menurut pelatih asal Sumatera Barat itu, hal itu tidak akan menyurutkan semangat Egy Maulana Vikri dan kolega untuk meraih poin penuh.
"Terserah mau banyak ataupun sedikit yang datang kita akan tetap all out," kata Indra Sjafri saat ditemui di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/10/2018).
"Kita happpy main di negara sendiri. Kita ingin menghibur masyarakat Indonesia, jadi ya harus siap all out. Jangankan all out, semuanya akan kita berikan untuk bangsa dan negara."
Namun, Indra menegaskan pernyataannya bukan merujuk bahwa Timnas Indonesia U-19 tidak membutuhkan dukungan. Dirinya yakin rasa cinta tanah air akan membawa para suporter untuk memerahkan SUGBK pada pertandingan melawan Qatar besok, Minggu (21/10/2018).
"Ya pasti mereka akan suport negaranya lah, saya yakin. Penonton-penonton kita kalau soal prestasi pasti akan datang, tak perlu dipaksa. Yang pasti mereka cinta tanah air Indonesia, tak ada orang Indonesia yang tak cinta timnasnya, mereka pasti akan datang," tukasnya.
Laga kedua babak penyisihan grup A Piala AFC U-19 2018 akan berlangsung Minggu (21/10/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada pukul 19:00 WIB.
Baca Juga: Tandang ke Stamford Bridge, Mourinho Tetap Hormati Fans Chelsea
Berita Terkait
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati