Suara.com - Kinerja PSSI saat ini banyak mendapat sorotan dan kritikan pedas dari masyarakat Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta federasi sepak bola Indonesia untuk segera menanggapi hal tersebut.
Memang, masyarakat Indonesia belum puas dengan kinerja PSSI. Dari masih adanya kompetisi saat timnas Indonesia berlaga di Piala AFF, buruknya kepemimpinan wasit di pertandingan, hingga hak siar televisi.
Menpora Imam Nahrawi pun mengaku heran dengan masih bergulirnya kompetisi saat tim nasional bertanding. Padahal, Imam menginkan agar semua yang terlibat di sepak bola bisa menghormati ketika skuat Garuda bertanding.
"Memang aneh sih. Kalau timnas main harusnya liga berhenti, cuma Indonesia saja yang liganya berjalan. Mustinya berhenti, menghormati dan memberikan dukungan pada timnas yang sedang bertarung demi negara dan bangsa," kata Imam di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2018).
Imam juga mengomentari kritikan yang diberikan oleh masyarakat kepada PSSI. Pria asal Bangkalan, Madura itu berharap PSSI bisa menanggapinya.
Sebab, hingga saat ini masyarakat menuntut agar Menpora bisa bertanggung jawab. Padahal, permasalahan sepak bola sepenuhnya menjadi tanggung jawab Ketua Umum PSSI dalam hal ini Edy Rahmayadi.
"Meskinya begitu, tinggal kita berharap PSSI betul-betul menegakkan regulasi dan kedisiplinan sekaligus menjawab pertanyaan publik tentang hak siar, tentang kenapa prilaku wasit, bagaimana tindakan Komdis (Komite Disiplin), mustinya cepat tanggapi hal-hal itu," tambahnya.
"Karena orang taunya ini Menpora yang harus tanggung jawab, padahal itu tanggung jawab ketua umum PSSI. Karenanya saya minta respon dengan cepat, beri tahu kepada publik soal hal-hal yang jadi pertanyaan masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Doa Bojan Malisic agar PSM vs Persija Berakhir Seri
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
-
Fakta Menarik Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Paling Sering Tampil, Meksiko Si Rajin Tanpa Gelar