Suara.com - Pelatih Kepala Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez bakal melakukan serangkaian evaluasi. Hal itu dilakukan oleh Gomez terkait lemahnya konsentrasi para pemain menjelang menit akhir pertandingan.
Teranyar, Persib harus puas ditahan imbang 2-2 Perseru Serui, setelah sebelumnya berhasil unggul 2-0. Lemahnya konsentrasi pemain Persib membuat Perseru dengan mudah mampu menyamakan kedudukan 2-2 hingga akhir laga.
"Saya rasa kita sudah bermain sangat baik, tapi di 80-85 menit dan 1 detik terakhir kita tak berkonsentrasi sehingga mungkin itu yang menyebabkan kita seri," kata Mario Gomez di Bandung, Senin (26/11/2018).
Meski begitu, Gomez tetap memuji penampilan anak asuhnya yang dianggap sudah mengalami banyak perubahan bermain dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya.
"Saya cukup senang dengan permainan dan hasilnya yang cukup baik. Kita harus terus berkembang untuk pertandingan berikutnya," jelasnya.
"Mereka terus berkembang menjadi lebih kuat lagi dan kita juga mengejar kemenangan dalam 2 pertandingan akhir nanti, tapi kita juga perlu mengumpulkan semangat untuk menghadapi pertandingan berikutnya," lanjutnya.
Peluang Pangeran Biru--julukan Persib--untuk meraih gelar juara kini sudah musnah. Asa yang dipupuk Supardi Nasir dan kolega seketika hancur usai Persib tak mampu mengantongi kemenangan saat lawan Perseru, ditambah hasil positif ditorehkan PSM Makassar yang mampu menang besar 4-0 atas Bali United.
Selisih Persib dengan pemuncak klasemen menjadi 7 poin, sementara sisa laga hanya menyisakan 2 kali lagi. Artinya, kalaupun Persib bisa 2 kali menang pun tetap tak akan melewati torehan poin yang dikumpulkan PSM.
"Walau kita tidak bisa jadi juara tapi kita punya opsi lain yaitu mengejar AFC dan kita harus lawan Bhayangkara untuk situasi sekarang," tukas Mario Gomez.
Baca Juga: Gol Conti Jelang Akhir Laga Pastikan Borneo FC Tekuk Persela
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Rizky Ridho hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI usai Duel Panas
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji