Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyebut timnya bermain sempurna pada 30 menit pertama laga pekan ke-17 Liga Inggris 2018/2019 melawan Manchester United, Senin (17/12/2018) dini hari WIB. Liverpool sendiri akhirnya menang meyakinkan 3-1 atas rival abadinya tersebut di Anfield.
Kedua tim bermain imbang 1-1 di babak pertama. Sadio Mane membawa Liverpool memimpin berkat golnya pada menit 26, sebelum tuan rumah agak lengah, sebagaimana Man United berhasil menyamakan skor via Jesse Lingard di menit 36 memanfaatkan kesalahan elementer kiper The Reds, Alisson Becker.
Masuk babak kedua, Liverpool terus mendominasi. Meski demikian, The Anfield Gank harus menunggu cukup lama untuk mencetak gol lagi. Sampai akhirnya, pemain pengganti Xherdan Shaqiri memecah kebuntuan pada menit 73.
Shaqiri, yang sejatinya baru masuk lapangan pada menit 70 menggantikan Naby Keita, benar-benar bak mimpi buruk bagi Man United!
Gelandang serang Timnas Swiss itu memantapkan kemenangan Liverpool jadi 3-1 pada menit 82, setelah sepakan kaki kirinya yang sempat deflected pada Eric Bailly gagal dibendung kiper Man United, David De Gea.
Di Anfield, dominasi Liverpool asuhan Jurgen Klopp atas Man United memang sangat kentara. Liverpool total me-register 36 percobaan tembakan ke gawang lawan, dengan 11 di antaranya on target!
Coba bandingkan dengan Man United besutan Jose Mourinho yang hanya enam kali mengancam, itu pun hanya dua yang tepat sasaran dengan satu menjadi gol.
Kendati hanya bisa mencetak satu gol dalam 30 menit pertama laga lewat Mane, Klopp menyebut penampilan Liverpool dalam periode itu sempurna.
"Awal yang brilian, itu merupakan salah satu penampilan terbaik sejak saya melatih Liverpool. Sungguh, bukan cuma hitungan musim ini," tutur Klopp antusias, seperti dilansir laman resmi Liverpool.
Baca Juga: Hasenhuttl Ungkap Kunci Kemenangan Southampton atas Arsenal
"Setengah jam pertama sangat luar biasa. Ya, benar-benar luar biasa!" imbuh juru taktik berpaspor Jerman tersebut.
"Kami memang hanya mencetak satu gol, namun saya kira tak ada yang pernah berharap mencetak tiga, empat, lima atau berapa gol pun itu. Bagaimana kami bermain (dalam 30 menit itu) sangat sempurna, sungguh!" celotehnya.
"Mereka menyamakan kedudukan dan menghilangkan sedikit momentum itu dari kami. Tapi, kami tetap berusaha mempertahankan skema permainan, mengambil kembali dominasi pelan-pelan, kemudian Shaq (Shaqiri) membunuh pertandingan," ujar Klopp.
"Anda membutuhkan sedikit keberuntungan, begitupun kami atas dua gol itu. Namun situasi itu terjadi, kami memperoleh momennya. Itu semua karena kami menampilkan permainan sepakbola yang bagus, bukan?" tandas eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.
Berita Terkait
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
3 Bintang Saint Kitts and Nevis yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia, Ada Pemain Liverpool
-
Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK
-
Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!
-
Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen
-
PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia
-
Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang
-
John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda