Suara.com - Bhayangkara FC menerima dengan lapang dada kepergian pelatih Simon McMenemy. Sebagaimana diketahui, Simon dipastikan tak lagi menukangi Bhayangkara FC musim depan lantaran ditunjuk oleh PSSI sebagai pelatih timnas Indonesia.
Pelatih asal Skotlandia itu dikontrak PSSI selama dua tahun. Dalam waktu dekat, Simon akan diperkenalkan secara resmi kepada publik sebagai pelatih timnas Indonesia senior yang baru.
Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, mendukung penuh keputusan PSSI. Menurut Sumardji, penunjukkan Simon sangat tepat karena pelatih berusia 41 tahun itu cerdas dalam meramu strategi.
"Simon McMenemy pelatih yang cerdas dalam meracik, menganalisa, dan menerapkan taktik strategi. Artinya dia pelatih yang bisa membuat lawan sulit membaca pola permainan kita," kata Sumardji.
"Itulah yang membuat saya sedih sekaligus pusing, saya harus berpikir kembali apa yang harus saya lakukan. Tapi kami dari Bhayangkara FC mendukung itu. Saya lebih bangga ada prestasi di timnas daripada klub dan arahan pimpinan juga jelas untuk mengedepankan kepentingan timnas," tambahnya.
Menurut Sumardji, pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama yang akan mengisi kursi yang ditinggalkan Simon McMenemy di Bhayangkara FC.
"Kami sudah mengantongi beberapa nama pelatih lokal maupun asing. Yang pasti kami butuh pelatih yang mengerti karakter pemain-pemain kami yang lebih banyak diisi pemain muda," pungkasnya.
Terpilihnya Simon tak lepas dari performa impresif yang diperlihatkannya bersama Bhayangkara FC. Selama dua tahun menukangi The Guardian, Simon berhasil mempersembahkan gelar Liga 1 2017.
Di Liga 1 2018, Bhayangkara gagal mempertahankan gelar dan finis di posisi tiga klasemen akhir dengan koleksi 53 poin dari 34 pertandingan.
Baca Juga: PSSI Belum Buat Target untuk Simon McMenemy
Berita Terkait
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sempat Diragukan, Lini Tengah Timnas Indonesia Ternyata Stabil!
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Fakta John Herdman di 2 Laga FIFA Series, Eksploratif Tapi Tanggung Jawab!
-
Setelah Tampil Ganas di FIFA Series 2026, Apa Lagi Tantangan Timnas Indonesia?
-
Perluas Interaksi Digital Suporter, Persija Gandeng Chiliz Luncurkan Fan Token
-
Ada Andil Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Dapat Hadiah Ratusan Miliar dari FIFA
-
Hadapi Persiku, Kendal Tornado FC Diperkuat Tambahan Dua Amunisi Eks Timnas Indonesia
-
Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Persib Angkat Topi untuk Anak Asuhannya
-
Kilas Balik Lini Belakang Timnas Indonesia di2Laga FIFA Series 2026, Solid Tak Terbantahkan
-
Bukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, Ini Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia