Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi mengaku terkejut setelah mendengar salah satu rekannya, Johar Lin Eng ditangkap polisi terkait dugaan pengaturan skor sebuah pertandingan. Yoyok mengatakan seharusnya Johar tidak langsung ditangkap.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Johar diciduk polisi di Bandara Halim Perdanakusuma. Johar ditangkap sekitar pukul 10.12 WIB, atau tak lama setelah dirinya turun dari pesawat. Pesawat yang ditumpangi Johar diketahui bertolak dari Solo dan tiba di Jakarta sekitar pukul 09.55 WIB.
Johar yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.
"Saya juga terkejut karena tahunya dari grup WA (WhatsApp) wartawan. Harusnya tidak langsung ditangkap, dipanggil, diperiksa dulu," kata Yoyok saat dihubungi wartawan," Kamis (27/12/2018).
"Tapi, untuk kebenarannya kita tunggu yah. Saya cari informasi dahulu," tambah CEO PSIS Semarang itu.
Sementara itu pengacara Johar, Khairul Anwar, membantah kliennya ditangkap. Menurutnya, Johar bukan ditangkap melainkan dipanggil untuk dimintai keterangan.
"Klien saya bukan ditangkap ya, hanya dipanggil untuk dimintai keterangan soal kasus mafia pengaturan skor sepak bola tanah air," kata Khairul, saat dikonfirmasi, Kamis (27/12/2018).
Melalui Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola, kepolisian memang mulai menelusuri dan bertekad memberantas mafia sepak bola di Indonesia. Adanya pelanggaran hukum negara, Satgas Antimafia Bola bisa menjerat para tersangka tanpa melanggar statuta FIFA, yang tak membolehkan adanya intervensi pemerintah dalam menyelesaikan masalah anggotanya, dalam hal ini PSSI.
Pertama, bersandar pada Pasal 378 KUHP soal penipuan. Kedua, UU No 11 tahun 1980 soal tindak pidana suap.
Baca Juga: Ini Sosok Johar Lin Eng yang Ditangkap Karena Kasus Pengaturan Skor
Tag
Berita Terkait
-
Anomali di Liga Super China:9Klub Jalani Musim Baru dengan Poin Minus, Kok Bisa?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!
-
Guliran FIFA Series 2026 dan Tamparan Telak untuk Komentar Terlampau Tinggi EXCO PSSI
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Sudah Punya Tijjani Reijnders, Man City Bidik Pemain Keturunan Berbandrol Rp434 Miliar
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Bayern Munich vs Real Madrid Dinihari Nanti