Suara.com - Bertengger di peringkat dua klasemen sementara Liga Primer Inggris, Harry Kane percaya diri Tottenham Hotspur kini sudah cukup bisa bersaing di Liga Primer Inggris ataupun Liga Champions. Ia pun tak mempermasalahkan andai timnya tak belanja lagi pada Januari mendatang.
Tottenham mengarungi musim 2018/2019 tanpa mendatangkan pemain anyar. Catatan itu membuat membuat Spurs menjadi tim pertama sejak sistem bursa transfer 2002/2003 yang tidak membeli pemain baru di musim panas. Dengan kondisi itu, tak sedikit publik yang ragu dengan performa Tottenham nantinya.
Namun, yang terjadi di luar dugaan. Tottenham bersama Mauricio Pochettino tetap mampu bersaing di papan atas Liga Primer Inggris. Mereka bahkan baru saja melewati Manchester City untuk berada di posisi kedua klasemen sementara. Sementara di Liga Champions, Tottenham berhasil menyingkirkan Inter Milan untuk lolos ke babak 16 besar.
Sebentar lagi bursa transfer akan dibuka kembali, Tottenham berkesempatan untuk mendatangkan pemain demi mempuat tim. Namun, bagi Harry Kane, andai tidak ada pemain baru pun tidak masalah.
''Kadang jika Anda tidak bisa menemukan pemain yang tepat, tidak perlu beli pemain. Itulah filosofi bos dan itulah yang ia pikirkan (pada musim panas). Ia percaya kepada skuat yang dimiliki dan sejauh ini kami baik-baik saja,'' ujar Harry Kane kepada ESPN FC.
''Kita lihat apa yang akan terjadi pada bursa transfer Januari. Kalau manajer ingin membeli pemain maka saya yakin ia akan melakukannya. Kalau tidak belanja, kami harus melanjutkan apa yang kami kerjakan,'' lanjutnya.
''Belanja tergantung manajer. Kalau ada pemain baru, maka kami akan menyambutnya dan memastikan ia berlatih keras dan ia jelas akan mencoba masuk ke tim. Kalau tidak ada pemain baru masuk, kami punya skuat yang cukup besar yang bisa dirotasi. Pemain-pemain sudah masuk dan bekerja dengan baik. Bagaimanapun kami akan siap,'' tuturnya menutup.
Performa Tottenham Hotspur pada awal Liga Primer Inggris musim ini memang tak bisa dipandang sebelah mata. Perpaduan antara Hary Kane, Son Heung-min, dan Dele Alli sukses meraih 15 kemenangan dan baru empat kali menelan kekalahan.
Penulis: Irwan Febri Rialdi
Sumber: Bolatimes.com
Berita Terkait
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
-
Spurs Makin Dekat dengan Zona Degradasi, Igor Tudor Minta Pemainnya Tetap Tenang
-
Tottenham Hotspur Semakin Dekat dengan Zona Degradasi Usai Dipermalukan Crystal Palace
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool