Suara.com - Penyerang andalan Barcelona, Luis Suarez tak bisa menyembunyikan kepedihannya terkait kekalahan memalukan 0-4 yang dipetik timnya dari Liverpool pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2018/2019 di Anfield, Rabu (8/5/2019).
Dengan kekalahan telak ini, Barca pun harus rela menelan pil pahit tersingkir di babak empat besar. Klub berjuluk Blaugrana tersebut masuk kotak usai kalah agregat keseluruhan 3-4.
Kemenangan 3-0 yang diraih Barcelona atas Liverpool pada leg pertama tengah pekan lalu pun sama sekali tak berarti lagi.
Terkait comeback yang dilakoni Liverpool, yang ironisnya merupakan mantan klub sang penyerang, Suarez pun angkat bicara. Penyerang berusia 32 tahun berjuluk El Pistolero itu mengaku amat sedih dan terpukul.
"Kami sangat sedih, terluka, kami juga hanyalah manusia biasa. Bisa merasa sedih, frustrasi. Apa pun itu, kami harus mengkritik diri kami, pasang badan dari segala yang akan menerpa saat ini," celoteh Suarez.
Suarez amat menyayangkan Barca bisa sampai kecolongan dua gol pertama. Penyerang internasional Uruguay itu menyayangkan proses terjadinya gol yang dibukukan Origi pada menit ketujuh serta Georginio Wijnaldum pada menit 54.
"Kami harus meminta maaf atas sikap ini, kami seperti bukan tim. Kepada keluarga kami, anak-anak kami, fans kami, kami memohon maaf dari mereka. Tidak semestinya kami kebobolan dua gol pertama mereka, dengan begitu mudahnya. Dan saat kebobolan empat kali, kami terlihat seperti youngster," keluh Suarez.
Tag
Berita Terkait
-
Rahang Lepas dan Leher Patah, Kiper Keturunan Indonesia Dani van den Heuvel Debut Liga Champions
-
Liga Spanyol: Joan Laporta Resmi Mengundurkan Diri sebagai Presiden Barcelona
-
Real Madrid Bidik Pedri! Florentino Perez Ingin Ulangi Saga Transfer Luis Figo
-
Arne Slot Murka! Keputusan Wasit soal Mo Salah Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool
-
Tekuk Liverpool di Anfield, Roy Keane Hardik Pemain Manchester City Tak Hormati Lawan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang