Suara.com - Bantahan Mauricio Pochettino secara terang-terangan dilayangkan usai ramai disebut bahwa Harry Kane-lah yang menjadi dalang kebangkitan Tottenham Hotspur saat melawan Ajax Amsterdam. Menurutnya, bukanlah Kane, melainkan sang kapten, Hugo Lloris.
Seperti diketahui, Tottenham Hotspur secara mengajutkan berhasil melakukan comeback gemilang atas Ajax pada laga leg kedua semifinal Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Spurs bangkit di babak kedua dan menang dengan skor akhir 3-2 lewat hat-trick yang dicetak oleh Lucas Moura.
Tentu bukan situasi yang mudah bagi Christian Eriksen dan kolega saat rehat babak pertama, mengingat harus mengejar ketertinggalan defitis tiga gol di babak kedua. Nah, dalam kondisi ini, Harry Kane yang tidak bermain karena cedera pun diberitakan punya andil besar bagi tim.
Penyerang 25 tahun itu masuk ke ruang ganti dan memberikan semangat kepada rekan-rekannya, sehingga tampil kesetanan di babak kedua. Namun, Pochettino dengan tegas merevisi pemberitaan yang sudah tersebar tersebut, bahwa bukan Kane, tetapi Lloris yang menjadi aktor penting kebangkitan skuat The Lilywhites.
''Itu mengejutkan saya. Saya coba mendengarkan penjelasan Trippier - dia tidak bilang Harry yang bicara. Bukan dari Harry. Dia hanya ada di sana bersama Davinson Sanchez dan beberapa pemain yang tidak masuk tim," ungkap Pochettino, seperti dilansir dari Sportskeeda.
''Trippier bilang bahwa 'kehadirannya'. Harry ada di sana dan memberikan kami kepercayaan diri serta membakar emosi,'' tuturnya menambahkan.
''Tapi jujur saja, saya yang bicara. Dan pada akhirnya yang menyemangati mereka sebelum bermain adalah kapten kami, Hugo Lloris. Saya ingat beberapa kalimat dari Hugo Lloris saat meninggalkan ruang ganti. Dia berteriak. 'Kita sudah sedemikian dekat, hanya butuh satu gol saja, jangan menyerah, dan terus mencoba, karena jika berhasil maka kami akan bangkit','' tandas pelatih asal Argentina itu.
Tag
Berita Terkait
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta