Suara.com - Arema FC harus menelan pil pahit kalah 1-3 dari tuan rumah PSS Sleman pada laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) malam.
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, pun menyebut kekalahan ini merupakan start yang tidak baik buat timnya di Liga 2019.
Terlebih, PSS Sleman berstatus tim promosi, sementara di sisi lain Arema FC tampil di Liga 1 musim ini dengan status juara Piala Presiden 2019.
Milo --sapaan akrab Seslija-- mengakui jika anak-anak asuhnya memang tampil kurang bagus di laga tadi malam. Terutama di babak kedua, Hamka Hamzah dan kawan-kawan sering kehilangan bola.
"Di babak kedua tidak bagus, tapi pembukaan laga juga tidak begitu baik karena ada gol cepat dari tendangan sudut. Ada konsentrasi yang menurun dari pemain," tutur Milo.
"Ini hasil yang tidak begitu baik untuk Arema, awal yang tidak baik untuk Arema di Liga 1 2019. Tapi, setidaknya pemain sudah berjuang dengan baik," ujar pelatih berusia 54 tahun itu.
Milo juga mengakui bahwa pasukannya tidak bisa mengendalikan emosi sehingga mempengaruhi jalannya pertandingan. Tidak hanya itu, pria berdarah Bosnia itu juga mengkritik kinerja wasit yang jarang memberikan pelanggaran buat Arema FC.
"Kedua tim bermain fair play malam ini, pertandingan sangat bagus. Tapi hasil tidak baik buat Arema dan emosi pemain saya akui meluap-luap sehingga memengaruhi permainan anak-anak di lapangan," ungkap Milo.
"Ya, awal yang tidak bagus untuk tim. Namun, pemain sudah menunjukkan kerja keras dan semangat di lapangan. Babak kedua konsentrasi pemain sudah sangat menurun, kami akan perbaiki di pertandingan selanjutnya," janji sang juru taktik.
Baca Juga: Menangi Laga Pembuka, PSS Sleman Kian Percaya Diri Arungi Liga 1 2019
Sebagai informasi tambahan, pertandingan tadi malam diwarnai oleh kericuhan antar suporter. Wasit pun sempat menghentikan pertandingan selama kurang lebih 30 menit pada babak pertama sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.
Berita Terkait
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Pede Abis! Arema FC Incar Empat Kemenangan Beruntun Lawan Madura United
-
Link Live Streaming Madura United vs Arema FC: Tuan Rumah Percaya Diri!
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
-
11 Kartu Kuning Didapat, Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?