Suara.com - Menjelang Chelsea vs Arsenal di final Liga Europa, Eden Hazard bertekad meraih trofi bagi The Blues. Bagi Hazard, bisa memberikan trofi bagi Chelsea akan menjadi perpisahan yang indah jika dirinya jadi meninggalkan Stamford Bridge.
Eden Hazard telah mengonfirmasikan di awal bulan ini bahwa dia telah memutuskan soal masa depannya dan hal itu telah diberitahukan kepada klub Chelsea. Itu artinya final Liga Europa menghadapi Arsenal di Baku bisa menjadi laga terakhir Hazard di Chelsea.
Real Madrid dikabarkan telah menjadi tujuan Eden Hazard selanjutnya. Meski belum memastikan soal masa depannya namun Eden Hazard yang berpotensi meninggalkan Chelsea ingin memberikan trofi Liga Europa.
"Ketika Anda bermain final, tidak masalah apakah itu Liga Champions, Liga Eropa atau Piala EFL; Anda hanya ingin menang," kata Eden Hazard seperti dilansir Scoresway.
"Ini adalah kompetisi Eropa jadi bagi saya, untuk klub, untuk manajer, untuk para penggemar, ini adalah sesuatu yang penting," lanjut pemain internasional Belgia ini.
"Jika ini adalah pertandingan terakhir saya, saya berharap untuk membawa trofi. Trofi pertama saya di Chelsea adalah Liga Eropa, jadi itu akan menjadi trofi terakhir yang bagus," jelas Hazard.
"Cara kami bermain, kami telah meningkat dalam dua bulan terakhir dan, meskipun kami memiliki beberapa cedera dan kabar buruk, kami kuat secara mental.
"Jika kami pergi ke Baku dengan pendekatan yang kuat pada permainan, kami dapat melakukan sesuatu yang baik di sana," ujarnya.
Meski demikian, Hazard menolak bicara apakah Real Madrid akan menjadi tujuannya jika pindah. "Saat ini, tidak ada yang terjadi, jadi saya tidak bisa mengatakan apa-apa," jelasnya.
Baca Juga: Final Liga Europa: Chelsea Terancam Tanpa Kante
"Itu ada di tangan klub, tetapi saya bisa mengesampingkannya. Saya telah melakukannya selama musim penuh sekarang, dan saya telah bermain cukup baik. Saya hanya memikirkan sepakbola. Setelah final, kita akan lihat apa yang terjadi," pungkas Eden Hazard.
Berita Terkait
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Alumni Chelsea Kembali? Cesc Fabregas dan Filipe Luis Jadi Kandidat Kejutan Pelatih Baru The Blues
-
Enzo Maresca Buka Suara soal Rumor Jadi Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!