Suara.com - Fullback andalan sekaligus kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto mengaku bakal tetap sangat mewaspadai Marko Simic, saat timnya menjajal kekuatan tuan rumah Persija Jakarta pada laga pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (3/7/2019) sore.
Bagus mengakui, Simic tetap merupakan pemain yang berbahaya meski kini tengah paceklik gol. Oleh sebab itu, ia mengaku tidak akan memberikan ruang bagi penyerang asal Kroasia tersebut untuk mencetak gol.
Strategi khusus rupanya sudah disiapkan oleh Bagus.
"Mungkin kita pertama harus komunikasi secara individu, saya bicara antar sesama pemain PSS," buka pemain berusia 26 tahun itu dalam jumpa pers jelang laga kontra Persija.
"Ya, mungkin untuk pemain yang paling dekat dengan Marko Simic, agar bisa menjaga pergerakan yang dia lakukan, mungkin kalau bisa kita bayangi dulu. Entah saya mengingatkan pemain lain, atau pemain lain mengingatkan saya. Itu strategi kami," sambungnya.
"Yang pasti, Simic tetaplah pemain berbahaya yang perlu kami waspadai pada laga nanti," tukas Bagus.
Sebagaimana diketahui, Simic memang tengah mandul di awal musim 2019 ini. Dari lima pertandingan terakhir di semua ajang yang dilakoninya, pemain berusia 31 tahun tersebut belum juga mencetak gol.
Terakhir kali Simic mencetak gol adalah pada laga pekan pembuka Liga 1 2019 kontra Barito Putera, 21 Mei lalu. Saat itu Macan Kemayoran --julukan Persija-- bermain imbang 1-1.
Saat ini, PSS ada di peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan poin enam dari empat laga yang telah dilakoni.
Baca Juga: Majal di Awal Musim, Pelatih Persija Masih Percaya Penuh pada Marko Simic
Sementara itu. Persija yang merupakan juara bertahan kompetisi, saat ini tengah terpuruk di peringkat 16 dengan poin dua dari empat pertandingan.
Berita Terkait
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia