Suara.com - Pelatih sementara Semen Padang FC Weliansyah menyatakan dua gol pemain Bhayangkara FC membuat mental pemainnya jatuh, sehingga kalah dari tim tamu di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (17/7/2019).
"Kita sempat unggul satu gol, namun pemain kehilangan fokus sehingga tim lawan mampu mencetak dua gol dalam waktu singkat," kata Weliansyah dalam jumpa pers usai pertandingan.
Ia mengatakan momentum tim lawan mencetak gol membuyarkan kemenangan tim Urang Awak. "Inilah sepak bola, kalau kita kehilangan fokus, tim lawan akan memanfaatkan hal tersebut," katanya seperti dimuat Antara.
Ia mengakui ketika pemain asing mereka Karl Mark mencetak gol dan membuat tim tuan rumah unggul, mental pemain naik namun gol balasan cepat tim tamu membuat mental pemain Semen Padang runtuh.
Menurut dia, ini merupakan hal sulit bagi tim juga dirinya. Ia diberi kesempatan oleh manajemen memegang tim pada empat laga. Dua laga berakhir dengan kekalahan dan ia akan melakukan evaluasi.
"Saya sebagai pelatih bertanggung jawab atas hasil ini. Kita masih ada kesempatan untuk memperbaikinya," ujar sang pelatih.
Sementara pemain Semen Padang Dedi Gusmawan mengakui timnya sempat lengah setelah timnya mencetak gol.
Ia dan rekan-rekannya mengubah permainan di babak kedua, namun masih belum memberikan hasil.
"Di ruang ganti kita sudah sepakat untuk fokus dalam laga, namun ada beberapa pemain yang meninggalkan posisi dan membuat kita kembali lengah," aku Dedi.
Baca Juga: Permalukan PSS Sleman, PSIS Semarang Tembus Lima Besar
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Semen Padang kalah 2-3 dari Bhayangkara FC.
Hasil tersebut membuat tim berjuluk Kabau Sirah semakin terbenam di dasar klasemen dengan tiga poin dari delapan laga.
Berita Terkait
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Carlos Pena Ingatkan Persita Waspada Misi Bangkit Semen Padang demi Keluar dari Zona Degradasi
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
-
11 Kartu Kuning Didapat, Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
-
Cyrus Margono Bikin Carlos Eduardo Tersisih Perlahan di Posisi Kiper Persija
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan