Suara.com - CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin meminta PSSI agar bisa datang lebih awal untuk memastikan kesiapan pelaksanaan babak final leg kedua Piala Indonesia antara PSM kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar Sulawesi Selatan, 6 Agustus 2019, sehingga dapat berjalan aman dan lancar.
Munafri, di Makassar, Senin (29/7/2019), mengatakan dengan koordinasi antara PSSI, operator kompetisi dan panitia pelaksana (panpel) PSM yang terjalin sejak awal tentunya diharapkan bisa membuat persiapan penyelenggaraan semakin matang.
"Jika bisa (PSSI) tanggal 1 Agustus sudah bisa datang ke Makassar. Persoalan pengamanan membutuhkan koordinasi dengan PSSI, Panpel dan kepolisian untuk menentukan seperti apa bentuk pengamanan yang akan kita siapkan," kata Munafri seperti dikutip Antara.
Sistem pengamanan yang sebelumnya menjadi alasan penundaan laga final tentunya harus menjadi prioritas utama agar pertandingan perebutan juara itu dapat berlangsung aman dan menjadi hiburan bagi para penonton.
Dalam kesempatan yang diberikan PSSI untuk tetap melaksanakan di Makassar, tentunya harus dijawab oleh manajemen dan seluruh masyarakat Sulsel dengan bersama-sama menciptakan rasa aman dan menjauhi tindakan anarkis yang justru dapat merugikan tim kebanggaannya sendiri
"Jadi kita ingin PSSI bisa datang lebih awal untuk memastikan kesiapan babak final," ujarnya.
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah meminta para pencinta PSM untuk bisa menjaga harga diri Sulsel dan tim kebanggaan dengan tidak terpancing dan berbuat anarkis.
"Tapi kami mengimbau, mohon untuk MENJAGA EMOSI dan MENJAGA HARGA DIRI kita dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencoreng nama baik PSM Makassar," tulis Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di akun instagramnya.
Baca Juga: Resmi, Laga Tunda Final Piala Indonesia Digelar pada 6 Agustus di Makassar
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri