Bola / bola-indonesia
Syaiful Rachman
CEO PSM Munafri Arifuddin memberikan keterangan pers pasca penundaan laga final leg kedua Piala Indonesia di Makassar, Senin, (29/7).ANTARA FOTO/HO/Abd Kadir

Suara.com - CEO PSM Munafri Arifuddin menanggapi penundaan babak final leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar Sulawesi Selatan, yang awalnya diagendakan 28 Juli kemudian ditunda hingga 6 Agustus 2019.

"Saya tidak bisa melihat apakah prosesnya disetting atau tidak tapi kalian bisa melihat itu," kata Munafri di Makassar, Senin (29/7/2019).

Ia bertemu dengan para petinggi PSSI yakni Plt Ketua PSSI dan Sekjen PSSI di acara kongres di Jakarta.

"Kita bicara walaupun informal, semuanya masih berjalan dengan dikomunikasikan," katanya.

Baca Juga: Pastikan Final Piala Indonesia Lancar, PSM Minta PSSI Datang Lebih Awal

"Ternyata, setelah itu terjadi pembatalan dan itu adalah surat resmi dari PSSI sebagai operator, dan itu yang harus kita ikutan. Masa keluar suratnya (laga ditunda) terus tiba-tiba PSM mau main sendri tentu tidak bisa," ujarnya.

Ia juga membantah tidak ada koordinasi dengan PSSI tentang penundaan babak final di Makassar.

"Kita koordinasi dan saya sempat ketemu sekjen dan dibilang kenapa (laga) ini tidak bisa dilanjutkan. Ia (Sekjen) bilang ini faktor keamanan. Dan jika seperti itu harus diperjelas, ditunda sampai kapan dan dimana tempatnya," pungkasnya seperti dimuat Antara.

Komentar