Suara.com - Papua memiliki peranan penting dalam perjalanan sejarah klub kebanggaan Kota Malang dan juga Jawa Timur, Arema FC. Sejak lahir pada 1987, memang banyak pemain asal Papua mengukir prestasi bersama Singo Edan --julukan Arema.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan jika 'chemistry' antara Arema FC dengan Papua sudah menjadi tradisi, yakni sejak awal berdiri klub hingga detik ini.
Dan itu tak hanya di tim utama, namun juga berlaku di tim Arema FC kelompok umur. Di Musim 2019 ini, ada dua pemain asal Papua, yakni winger Ricky Kayame (tim utama) dan striker Zidane Aldrin Constant Pulanda (tim U-20) yang menjadi pilar tim.
Bahkan, Ricky Kayame menjalani musim debutnya bersama Arema FC dengan sangat manis. Pemain asli Papua berusia 25 tahun itu mampu membawa Singo Edan itu meraih gelar juara Piala Presiden 2019.
"Sudah menjadi tradisi (merekrut pemain asal Papua). Bahkan legenda Arema asal Papua masih terus komunikasi sampai saat ini, seperti Micky Tata," ucap Sudarmaji, Rabu (21/8/2019).
Mesranya hubungan Malang - Papua juga tak lepas dari andil pendiri Arema, Acub Zainal yang pernah menjabat
Gubernur Papua periode 1973 -1975.
Bahkan pada 1973 silam, digelar Piala Acub Zainal yang mempertandingkan kejuaraan sepakbola antar kabupaten se-Papua.
"Lalu ada pula sosok Ebes Sugiono, mantan Wali Kota Malang yang juga pernah menjabat Wakil Gubernur Papua periode 1983-1987," terang Sudarmaji.
Ia melanjutkan, Acub Zainal pernah mendirikan klub Perkesa 78, dengan pemain-pemain yang direkrut mayoritas asal Papua seperti Yabet Sibi, Saul Sibi, Ony Mayor, Stepanus Kirwa, Berrus Tamnge, Aagys Ohee, Nico Ramandaey, dan banyak lagi.
Baca Juga: 3 Legiun Asing Baru Persib Latihan Perdana Hari Ini, Bagaimana Performanya?
"Bahkan saat beliau dirikan Arema 1987, beliau tetap bawa nama-nama pemain asal Papua seperti Micky Tata, Dominggus Nowenik. Pada tahun- tahun selanjutnya, Arema selalu merekrut putra terbaik Papua seperti Alexander Pulalo, Erol FX Iba, ElIe Aiboy, Charles Horik dan masih banyak lagi," celotehnya.
"Dari perjalanan ini, sejarah Arema hingga kini tidak lepas dari putra terbaik Papua karena memang ditanam dan dipupuk oleh para pendiri Arema," pungkasnya.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?
-
Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia