Suara.com - Bomber andalan Persija Jakarta, Marko Simic, mengakui absennya Riko Simanjuntak memang menyulitkan Persija saat berhadapan dengan Perseru Badak Lampung FC pada laga pekan ke-17 Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (1/9/2019) petang.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Persija sendiri pada akhirnya harus dipermalukan tamunya tersebut dengan skor 0-1, sebagaimana gol Badak Lampung dicetak Marquinhos pada menit ke-12.
Riko sendiri bisa dibilang memang merupakan pemain penting di tim Persija. Namun pada laga kontra Badak Lampung, eks winger Semen Padang itu harus absen memperkuat Persija lantaran akumulasi kartu.
"Menurut saya, ketidakhadiran Riko cukup berpengaruh dan menyulitkan tim. Bagi saya pribadi jadi cukup sulit, karena kami sudah bersama dua tahun dan saling mengenal karekter satu sama lain," jelas Simic kepada awak media.
"Saya harap saat dia kembali, kita bisa berduet untuk membuat tim bisa tampil sempurna di laga-laga ke depan. Ya. seperti musim lalu," celoteh penyerang berusia 31 tahun itu.
Well, selain Riko, sejumlah penggawa penting Persija juga absen pada laga kontra Badak Lampung, seperti Andritany Ardhiyasa, Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, dan Ryuji Utomo.
Andritany (Timnas Indonesia) dan Rohit (Timnas Nepal) absen karena mendapat panggilan tim nasional masing-masing. Sementara Ramdani dan Ryuji sedang cedera.
Dua legiun asing yang baru didatangkan Persija pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2019 juga belum tampil lantaran masih kelelahan. Mereka adalah Joan Tomas dan Alexandre Luiz Reame alis Xandao.
"Sekarang banyak yang dipanggil timnas, ada yang cedera, ada yang proses transisi (pemain baru). Kita juga saat ini ada dalam formasi baru dan pelatih juga baru (Julio Banuelos), itu yang jelas," dalih Simic.
Baca Juga: Tren Buruk Terus Berlanjut, Banuelos Masih Percaya Persija Bakal Bangkit
"Tapi setelah ini, kita punya keyakinan bisa mengulang kesuksesan musim lalu dengan menjuarai Liga 1. Kita yakin proses bakal lebih baik," sesumbarnya.
Berita Terkait
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Persib Bandung Siap Tempur Lawan Persija, Ribuan Bobotoh Bakar Semangat Pemain di Sesi Latihan
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati