Suara.com - Penyerang Liverpool, Georginio Wijnaldum mengaku sempat memendam amarah terhadap Jurgen Klopp. Hal itu dia rasakan saat bergulirnya kompetisi sepak bola musim 2018/19 di ajang semifinal Liga Champions menghadapi Barcelona.
Penyerang 28 tahun ini memang jarang dimainkan Klopp di musim lalu. Sadio Mane, Mohamed Salah serta Roberto Firmino kerap menjadi trisula serangan The Reds di sejumlah kompetisi. Meski begitu, Klopp tetap memberi kepercayaan kepada Wijnaldum.
Hal itu terlihat saat dia menjadi pahlawan kemenangan usai mengandaskan Barcelona dengan skor 4-0 di leg kedua semifinal Liga Champions. Wijnaldum mencetak brace dan memastikan timnya bermain di puncak perebutan trofi si Kuping Besar menghadapi Tottenham Hotspur.
Dikutip dari Liverpool Echo, Senin (9/9/2019), pemain Timnas Belanda itu mengaku kesal dengan Klopp saat tak dijadikan starter pada laga tersebut. Dia duduk di kursi cadangan sebelum diterjunkan di babak kedua. Sang striker memberi kejutan bagi sang pelatih dan seluruh orang di Stadion Anfield.
"Dengan pelatih kadang saya merasa benci dan menyukai apa yang ada pada dirinya. Saya yakin dia memiliki hal paling menarik yang membuat para pemain nyaman. Terkadang anda merasa marah dengan dia seperti yang pernah saya alami. Saya masih tak mengerti rencana apa yang dia siapkan untuk melawan Barcelona," tuturnya.
"Tapi saya sangat marah malam itu karena (Klopp) tak memainkan saya di awal pertandingan. Tapi melihat ke belakang (strategi Klopp) kita bisa katakan hal itu bekerja (sukses mengalahkan Barcelona). Kami tak akan tahu jika pelatih menempatkan saya di awal babak pertama," celotehnya.
Meski demikian, akhirnya The Reds sukses membawa si Kuping Besar ke Anfield. Menghadapi skuat asuhan Mauricio Pochettino, Wijnaldum ikut membantu tim mengemas dua gol tanpa balas.
Sementara, berbeda dengan musim lalu, musim kompetisi Liga Inggris kali ini sepertinya bakal jadi musim nan cerah bagi eks penyerang PSV Eindhoven tersebut. Hal itu menyusul kepercayaan Klopp yang kerap menerjunkannya di empat laga Liga Primer Inggris. Meski belum mengemas satu gol, pemain yang mengawali karier di akademi Sparta ini masih punya banyak kesempatan untuk kembali membuktikan diri.
Baca Juga: Sadio Mane Marah Besar Gara-gara Mohamed Salah, Ini Komentar Jurgen Klopp
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas