Suara.com - Pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Liverpool tampaknya memikat sejumlah sponsor besar. Mereka bahkan jadi rebutan dua apparel besar asal Amerika Serikat yakni Nike dan New Balance.
Untuk diketahui sejak empat tahun lalu yakni 2015, New Balance merupakan sponsor utamanya dalam penyediaan apparel. Perusahaan yang berbasis di Boston tersebut mempunyai kontrak senilai 45 juta pound sterling atau sekitar Rp793 miliar.
Namun durasi kontrak tersebut dikabarkan bakal segera berakhir pada 2020 mendatang. Dan, Liverpool dikabarkan tak ingin memperpanjangnya.
Seperti dilansir dari The Sun, Nike pun mengambil kesempatan itu dengan menawarkan sebuah kontrak bernilai fantastis melebihi kesepakatan yang baru saja dilakukan antara Manchester United dengan Adidas.
Kabarnya, pihak Nike siap menjalin kontrak kerja sama dengan nilai hingga 80 juta pound sterling atau setara dengan Rp1,4 triliun dengan durasi selama 10 tahun. Untuk diketahui ini merupakan kontrak apparel terbesar yang ada di Liga Primer Inggris.
Liverpool pun jelas sangat tergiur dengan nilai sebesar itu. Tapi di tengah upaya menemui kata sepakat, New Balance tampaknya melakukan perlawanan.
Dilansir dari Independent, New Balance masih ingin memperpanjang kerja sama dengan Liverpool. Apalagi dalam kontrak yang sebelumnya disepakati, terdapat klausul yang memungkinkan New Balance bisa mengajukan tawaran yang sama dengan Nike dan mereka pun sudah melakukannya.
"Sejak 2011, ketika kami memasuki sponsorship memecahkan rekor dengan klub, kami telah memberikan dua kit penjualan rumah terbesar untuk penggemar Liverpool dan kami terus mencocokkan ambisi dan prestasi klub saat tumbuh dari kekuatan ke kekuatan," terang pihak perusahaan.
"Sebagai sponsor yang telah lama berdiri dan berkomitmen, kami ingin melanjutkan kemitraan kuat kami dengan Liverpool Football Club dan memperbarui perjanjian kami pada tahun 2020. Sejalan dengan kontrak kami saat ini, kami telah mencocokkan tawaran yang dibuat oleh Nike," lanjutnya.
Baca Juga: Jadwal Piala Liga Inggris Malam Nanti, Liverpool Ditantang Tim Divisi Tiga
Tetapi tawaran New Balance tersebut bertepuk sebelah tangan. Pihak Liverpool menolaknya dengan alasan Nike punya potensi lebih besar untuk membawa Mohamed Salah dkk jauh lebih mendunia.
Walhasil, New Balance pun bersikap dengan mengajukan tuntutan ke pengadilan di London lantaran menganggap Liverpool telah melanggar kesepakatan yang sudah dilakukan.
"Kami pastikan bahwa pendukung perlengkapan tim New Balance sudah mengajukan tuntutan hukum kepada Klub. Kami tidak akan berkomentar apapun lagi selama proses hukum berlangsung," kata juru bicara dari pihak manajemen Liverpool.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi