Suara.com - Tira-Persikabo akan menjamu Semen Padang pada laga pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (27/9/2019).
Jelang pertandingan ini, pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan mengaku sangat mewaspadai kebangkitan Semen Padang.
Semen Padang saat ini masih ada di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka baru mengumpulkan 15 poin dari 19 laga.
Sementara itu, Tira-Persikabo bercokol di posisi kedua klasemen dengan torehan 35 poin dari 20 pertandingan yang telah dilakoni.
Wajar saja jika Tira-Persikabo sangat diunggulkan untuk menang atas Semen Padang pada laga besok, terlebih mereka akan bermain di kandang sendiri.
Meski demikian, Coach RD --julukan Rahmad-- punya anggapan yang berbeda, Ia enggan meremehkan lawan seraya mengakui bahwa Semen Padang wajib diwaspadai di putaran kedua Liga 1 2019 ini.
Coach RD melihat adanya hasrat yang besar untuk bangkit dari kubu Semen Padang dan segera keluar dari zona degradasi.
Indikasinya terlihat dari dua pertandingan terakhir Semen Padang, di mana klub berjuluk Kabau Sirah itu bisa mengalahkan PSM Makassar 2-1 di kandang serta menahan imbang tuan rumah Persib Bandung 1-1.
"Menghadapi Semen Padang, tentu kita harus sangat mewaspadai kekuatan mereka di putaran kedua ini. Karena jujur, record mereka di (awal) putaran kedua (Liga 1 2019) ini sangat naik siginifikan dengan beberapa pergantian pemain yang mereka lakukan," tutur Coach RD dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
Baca Juga: Gantikan Solskjaer, Arsene Wenger Utarakan Minat Latih Manchester United
"Kami mewaspadai kebangkitan mereka. Bagaimana mereka bermain kami sudah melihat," sambung mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
"PSM sendiri yang mengalahkan kita mampu mereka kalahkan. Jadi saya rasa kita akan menyambut Semen Padang dengan kerja keras, dengan fighting spirit yang tinggi kalau kita masih mau mendapatkan poin yang baik di kandang kita," celoteh Rahmad.
Mantan pelatih Sriwijaya FC itu menegaskan, anak-anak asuhannya harus bekerja keras di laga besok.
Apalagi, tim Laskar Pajajaran --julukan Tira-Persikabo-- tercatat sudah gagal menang dalam lima pertandingan terakhir mereka di Liga 1 2019, meski sampai detik ini masih tetap bercokol di peringkat kedua.
"Saya harapkan semua pemain besok bisa bekerja keras, tapi tetap dalam frame mereka harus happy melaksanakan semua apa yang saya sampaikan, harus gembira mereka melakukannya. Tapi, tetap saya mengingatkan mereka untuk tidak lengah. Saya rasa itu," tandas Rahmad.
Berita Terkait
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Haram Remehkan Tim Degradasi, Persija Jakarta Bidik Kemenangan Manis di Laga Pamungkas Super League
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday