Suara.com - Legenda Liverpool, Dirk Kuyt, merasa takjub dengan performa Liverpool asuhan Jurgen Klopp dalam beberapa tahun terakhir. Ia merasa skuat The Reds saat ini lebih baik dari era dirinya.
Kuyt berseragam Liverpool pada 2006-2012. Era dirinya bisa dibilang menakutkan, karena dihuni oleh nama-nama beken seperti Steven Gerrard, Fernando Torres, Javier Mascherano, hingga Xabi Alonso.
Namun, Kuyt merasa kedalaman skuat Liverpool eranya dulu masih kalah hebat jika dibandingkan dengan Mohamed Salah dan kolega. Hal itu terbukti dengan trofi Liga Champions 2018/2019.
Di Liga Primer Inggris 2019/2020, Liverpool juga melesat di puncak klasemen sementara setelah menyapu delapan laga awal dengan kemenangan. Jika konsisten, Kuyt optimis puasa trofi liga The Reds sejak 1989/1990 akan berakhir.
"Kami sangat dekat dengan kesuksesan. Kami hanya melewatkan detail kecil untuk melangkah lebih jauh. Dengan pemain seperti Gerrard, Carragher, Mascherano, Torres serta banyak pemain bagus lainnya, kami hanya melewatkan sedikit hal," kata Kuyt di laman resmi Liverpool.
"Jika Anda melihat peningkatan tim Klopp, Anda melihatnya berkembang setiap waktu dan sekarang juga akan sukses di Liga Inggris," lanjutnya.
"Kami adalah tim seperti itu juga, hanya saja kami tidak bisa melanjutkannya. Melangkah lebih jauh pada saat itu. Semoga tim ini akan melakukannya karena menurut saya sekarang bahkan lebih baik daripada kami," tegas pria asal Belanda itu.
Kuyt memang tidak banyak memberikan prestasi kepada Liverpool semasa masih menjadi pemain. Selama enam tahun, ia hanya mampu menyumbangkan satu trofi Piala Liga 2011/2012, runner-up Liga Primer Inggris 2008/2009, dan runner-up Piala FA 2011/2012, dan runner-up Liga Champions 2006/2007.
Baca Juga: Denzel Alami Gangguan Psikologis, Timnas Cari Pemain Naturaliasi Baru
Berita Terkait
-
Robertson Tak Sabar Berduel dengan McTominay Jelang MU vs Liverpool
-
Ada Jose Mourinho Saat Duel Manchester United vs Liverpool Nanti
-
5 Berita Hits: Jalan Menuju PSSI 1 Memanas, Liverpool Buru Rekor Baru
-
Manchester United Melempem, Solskjaer Membela Diri
-
Liverpool Buru Dua Rekor dalam Lawatannya ke Old Trafford
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!