Suara.com - Asisten pelatih Timnas Timor Leste U-19, Eduardo Pereira mengakui jika Timnas Indonesia U-19 yang akan jadi lawan pertama mereka di Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 Grup K adalah tim yang tangguh.
Pereira pun menyatakan pasukannya akan coba bermain dengan tenang agar bisa meredam Bagus Kahfi dan kawan-kawan.
Timnas Indonesia U-19 akan menantang Timor Leste di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam. Sebelum pertandingan tersebut, akan ada duel Grup K lainnya antara Korea Utara vs Hong Kong.
Pereira mengaku sudah cukup paham dengan gaya main tim besutan Fakhri Husaini itu. Ini berpatokan dari pertemuan sebelumnya di Piala AFF U-18 2019 pada Agustus lalu.
Saat itu, Timor Leste dicukur Timnas Indonesia U-19 0-4 saat bertemu di babak penyisihan grup.
"Kami sebelumnya melawan Indonesia di AFF dan kalah 0-4. Ada coach Andi Susanto. Saya tanya ke dia apa yang terjadi waktu itu dan ia menjelaskannya," beber Eduardo Pereira dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan pembuka Grup K.
"Saya sudah mempersiapkan secara maksimal untuk melawan Indonesia. Saya pikir Timnas Indonesia U-19 saat ini sangat kuat. Kami akan menghadapi Indonesia dengan arahan yang baik dan berusaha main tenang. Itu saja strategi yang akan kami gunakan," tuturnya.
Pereira menambahkan bahwa persiapan timnya di babak kualifikasi ini kurang maksimal. Untuk diketahui, para pemain Timor Leste hanya melakukan persiapan lima hari di Jakarta.
Meski demikian, Pereira menegaskan bahwa pasukannya sudah siap untuk besok. Ia berharap Timor Leste bisa mendapatkan hasil maksimal.
Baca Juga: Soal Rencana Boikot Laga Timnas Indonesia U-19, Ini Respons Fakhri Husaini
"Kami punya persiapan yang kurang maksimal. Kami bawa 23 pemain datang ke Jakarta untuk mulai persiapan pada 31 Oktober. Ada lima hari di sini, kurang maksimal, namun saya kira kami siap dan semoga mendapat hasil baik untuk negara kami," pungkasnya.
Selain melawan Timor Leste, Timnas Indonesia U-19 sendiri juga akan menghadapi Hong Kong pada 8 November 2019 serta dan Korea Utara (10 November 2019).
Berita Terkait
-
Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste
-
Kasus Naturalisasi Ilegal, AFC Ungkap Alasan Nasib Malaysia Tak Akan Sama Seperti Timor Leste
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Kunjungi Yogyakarta, PM Timor Leste Xanana Gusmao Bertemu Sri Sultan HB X
-
SEA Games 2025: Hajar Timor Leste 1-6, Madam Pang Guyur Bonus ke Skuat Thailand U-22
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK
-
Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!