Suara.com - Persija Jakarta masih belum bersepakat dengan bomber mematikan Marko Simic terkait perpanjangan kontrak sang pemain. CEO Persija, Ferry Paulus menyebut nilai yang diminta oleh Simic masih terlampau mahal.
Sebagaimana diketahui, kontrak Simic akan kedaluwarsa di akhir musim Liga 1 2019. Kompetisi musim ini sendiri hanya tinggal menyisakan tujuh pekan lagi.
Tentu akan sangat merugikan bagi Persija jika tidak ada kata sepakat dari kedua belah pihak. Simic akan hengkang secara cuma-cuma ke klub lain.
"Persija Jakarta bukan tidak menjangkau permintaan nilai kontraknya. Jangan salah! Namun, memang belum ada kata sepakat sejauh ini. Belum pas saja dengan angka yang dimintanya," kilah Ferry Paulus.
"Banderol Simic itu belum pas untuk ukuran sepakbola Indonesia," tambah pria asal Manado tersebut.
Meski demikian, Ferry memahami apa yang diinginkan Simic. Terlebih, penyerang asal Kroasia tersebut menjelma jadi mesin gol untuk Persija.
Di Liga 1 2019, Simic merupakan top skor sementara kompetisi dengan sejauh ini telah menorehakan 23 gol.
"Ya saya rasa wajar saja dia seperti itu, karena memang dia itu top skor. Juga menjadi bagian penting dari setiap gol-gol yang ada. Jadi, menurut saya wajar saja dia meminta lebih," papar Ferry.
Lebih lanjut, Ferry yakin jika manajemen Persija akan segera menemui titik terang terkait permasalahan ini. Menurutnya, Simic sangat mencintai Macan Kemayoran --julukan Persija.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tak Gentar dengan Tekanan Suporter Malaysia di Bukit Jalil
"Sebenarnya kami sudah tawarkan kontrak kepadanya. Kita maunya dua tahun, tapi Simic maunya tiga tahun. Itu juga yang menjadi pertimbangan kita. Tapi, kalau saya punya keyakinan pasti deal karena dia cinta sekali sama Persija," ungkap Ferry.
Simic bergabung dengan Persija sejak 28 Desember 2017 jelang bergulirnya Liga 1 2018.
Mantan penyerang Timnas Krosia U-21 itu sukses membawa Persija juara Piala Presiden serta Liga 1 pada musim pertamanya berseragam Macan Kemayoran.
Berita Terkait
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi