Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Senin, 02 Desember 2019 | 19:35 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri enggan menganggap jika Vietnam lebih baik ketimbang timnya, meski Tim Garuda Muda --julukan Timnas Indonesia U-22-- sejatinya takluk 1-2 pada laga matchday 3 Grup B cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Minggu (1/12/2019). 

Indra meyakini jika anak-anak asuhannya sejatinya cukup memberikan perlawanan pada laga tadi malam. Menurut eks pelatih Bali United tersebut, Vietnam dibuat kesulitan membobol gawang Tim Garuda Muda. 

"Saya tidak mau bilang Vietnam jauh lebih baik dari kita. Anda bisa lihat di pertandingan, 2 x 45 menit Vietnam kesulitan untuk bermain dengan kita," tutur Indra Sjafri dikutip dari media PSSI.

Pelatih asal Sumatera Barat itu pun meyakini jika kemenangan Vietnam berbau keberuntungan. Bahkan, ia berharap Timnas Indonesia U-22 bisa bertemu lagi dengan Vietnam di partai final SEA Games 2019 nanti.

"Jadi, ini hanya nasib saja Vietnam bisa menang lawan kami. Mudah-mudahan bisa bertemu di final nanti," celoteh Indra.

Usai kekalahan dari Vietnam ini, Timnas Indonesia U-22 turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup B. Garuda Muda digeser Thailand yang naik ke posisi kedua. 

Indonesia dan Thailand sama-sama mengoleksi enam poin, sementara Vietnam kukuh di puncak klasemen dengan poin sempurna sembilan dari tiga pertandingan.

Lalu, pada peringkat keempat ada Laos (4 poin), yang disusul Singapura (1 poin) serta Brunei Darussalam (0 poin). 

Berikutnya, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan akan menjajal kekuatan Brunei Darussalam pada Selasa (3/12/2019) serta Laos pada 5 Desember mendatang.

Read more...