Suara.com - Tahun 2019 akan segera berganti. Bagi seorang pesepak bola, jelang pergantian tahun menjadi momen penting untuk mengevaluasi diri dan memasang target baru di tahun 2020 yang segera tiba. Tidak terkecuali bagi pemain terbaik di dunia saat ini, Lionel Messi.
Di sepanjang tahun 2019, performa Messi tak juga mengendur. Meski sudah berusia 32 tahun, pemain berpaspor Argentina itu masih mampu menyihir pecinta sepak bola dunia dengan aksinya.
Lewat sekian banyak aksi memukaunya di lapangan, sejumlah rekor pun kembali ditorehkan kapten Barcelona itu. Mulai dari rekor di kancah domestik hingga Eropa.
Berikut lima catatan emas yang ditorehkan Lionel Messi di sepanjang tahun 2019 versi Suara.com.
1. Pichichi dan Rekor Telmo Zarra
Lionel Messi mencetak lebih dari 30 gol di ajang La Liga tiga musim berturut-turut. Terakhir di musim 2018/19 dengan 36 gol, sumbangsih yang turut mengantar Barcelona bertahan di puncak klasemen di akhir musim.
Dengan 36 gol tersebut, Messi juga tercatat sebagai top skor La Liga dan berhak atas penghargaan Pichichi. Gelar el Pichichi tersebut merupakan yang keenam bagi Messi.
Sebelumnya, Messi sudah lima kali meraih gelar pencetak gol terbanyak La Liga. Yaitu di musim 2009/10, 2011/12, 2012/13, 2016/17 dan musim 2017/18.
Enam kali menggondol tofi Pichichi, Messi kini sejajar dengan pemain legendaris Athletic Bilbao Telmo Zarra yang membukukan rekor sebagai peraih Pichichi terbanyak di musim 1952/53.
Baca Juga: Arsene Wenger Samakan Mohamed Salah dengan Lionel Messi
2. Mencetak Gol Beruntun di 16 Pertandingan La Liga
Di Laga kontra Sevilla di Camp Nou, Messi kembali membukukan rekor. Di laga yang berlangsung pada 7 Oktober 2019, Messi menyumbang satu dari empat gol kemenangan Barcelona.
Gol Messi di menit 78 tersebut merupakan gol yang dicetak pemain berjuluk La Pulga secara beruntun di 16 pertandingan La Liga. Ketika itu, Messi tercatat sebagai pemain pertama di Liga Spanyol yang mencetak gol di 16 pertandingan secara beruntun.
Namun beberapa bulan berselang, Messi harus membagi gelarnya tersebut setelah pemain Athletic Bilbao Aritz Aduritz melakukan hal serupa.
3. Rekor baru di Liga Champions
Di tahun 2019, Messi juga membukukan rekor di Liga Champions. La Pulga tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak gol di 15 musim kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Berita Terkait
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League