Suara.com - Kompetisi Liga Champions musim ini mencapai fase gugur alias babak 16 besar. Dua laga pertama pun siap dihelat Selasa (18/2/2020) malam waktu Eropa atau Rabu (19/2/2020) dini hari WIB nanti.
Juara bertahan kompetisi, yakni Liverpool akan melakoni partai yang cukup tricky menghadapi wakil Spanyol, Atletico Madrid.
Liverpool akan melawat ke markas Atletico, Estadio Wanda Metropolitano pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020, dini hari nanti pukul 03.00 WIB.
Jelang partai ini, manajer Liverpool Jurgen Klopp pun menanggapi komparasi dirinya dengan juru taktik Atletico Madrid, Diego Simeone.
Klopp dan Simeone memang dinilai mirip, di mana kedua pelatih top ini kerap 'hiperaktif' di touchline saat mendampingi timnya berlaga.
Ya, Klopp dikenal kerap mengumbar sisi emosionalnya di pinggir lapangan ketika Liverpool bertanding. Demikian halnya Simeone yang sering berapi-api saat Atletico melakoni pertandingan.
Terkait hal ini, Klopp menyebut jika Simeone jauh lebih hiperaktif ketimbang dirinya.
"Orang-orang menganggap saya emosional di pinggir lapangan, saya hiperaktif, terlalu ekstrem dalam menunjukkan passion saya. Itu sah-sah saja, memang karakter saya demikian," buka Klopp pada konferensi pers jelang laga Atletico Madrid vs Liverpool, seperti dimuat Tribal Football.
"Tapi kolega saya, Diego Simeone jelas ada di level yang berbeda. Jika hiperaktif saya berada di level empat, maka Diego berada di level 12," seloroh eks juru taktik Borussia Dortmund itu.
Baca Juga: Tak Hanya Pola Makan, Shin Tae-yong Juga Atur Busana Para Pemain Timnas
"Saya masih di level anak-anak jika dibandingkan dengannya. Itu karena dia sudah melakukannya selama bertahun-tahun sebagai pelatih Atletico (menjabat sejak 2011) dan dia masih memiliki sikap emosional yang sama. Itu sungguh impresif, saya mengaguminya," sanjung Klopp.
"Mereka (Atletico) adalah tim yang sangat terorganisasi. Itulah yang membuatnya jadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya pernah bertemu dengannya satu-dua kali. Laga nanti adalah pertama kalinya kami berduel dalam laga kompetitif. Ini akan jadi laga yang sangat menarik," tuntas pelatih berusia 52 tahun itu.
Berita Terkait
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib
-
Profil Sergio Castel Rekrutan Anyar Persib Bandung, Eks Bomber Atletico Madrid
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
-
Kelebihan Pemain Asing, Persib Bandung Wajib Tendang Satu Nama
-
Hebatnya Polisi Italia! Lewat Foto Buram Ini, Pelempar Flare Emil Audero Ditangkap
-
Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Apa Kabar Luke Xavier Keet? Pemain Diaspora yang Kini Jadi Pengangguran
-
Maarten Paes Jadi Inspirasi, Kiper Muda Ajax Siap Belajar dari Seniornya