Suara.com - Tanda tanya ada atau tidaknya Bonek Mania pada laga pekan kedua Liga 1 2020 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2020) mulai terjawab.
Kelompok suporter Persebaya itu diimbau tidak hadir langsung pada super big match itu. Bonek Mania diharapkan untuk tidak datang ke Jakarta.
Update didapat setelah adanya surat edaran yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Liga 1, yakni Cucu Soemantri dengan nomor 124/LIB-KOM/III/2020. Isinya mengimbau agar Bonek Mania tidak datang ke Jakarta.
Surat tersebut adalah respons atas permohonan dari pihak Persija dengan nomor surat 111/PJJ/LIGA_1/III-2020, yang disebutkan berisi agar laga tersebut tidak dihadiri oleh suporter Persebaya tertanggal 3 Maret 2020.
"Bersama dengan ini, PT LIB menyampaikan terkait status suporter Persebaya atau yang dikenal dengan ‘Bonek’ diimbau untuk tidak hadir pada pertandingan Liga 1 2020 antara Persija vs Persebaya tanggal 7 Maret 2020," bunyi penggalan imbauan surat dari PT LIB itu.
Padahal sebelumnya, Cucu dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sudah memberikan kode Bonek bisa datang ke Jakarta. Namun, memang tetap keputusan penuh ada di tangan pihak keamanan serta Panpel Persija selaku tuan rumah.
Tidak aneh memang jika keputusan ini akhirnya dikeluarkan. Ini dikarenakan hubungan antara kelompok suporter Persija dan Persebaya yang kurang akur.
Hal ini juga sudah dilakukan pada musim-musim sebelumnya, tentu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bentrok antar suporter.
Baca Juga: Phillip Cocu: Wayne Rooney Kartu Truf Derby County Hadapi Manchester United
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat