Suara.com - Panitia pelaksana pertandingan Persita Tangerang mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memeriksa suhu tubuh penonton dengan pemindai panas (thermal scanner) di Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang, Jumat (6/3/2020).
"Ini untuk mensterilkan stadion dan mengantisipasi maraknya isu penyebaran virus corona," kata media officer Persita Yetta Angelina dalam pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.
Pemeriksaan suhu itu dilakukan sebelum laga Persita versus PSM Makassar. Pihak panpel khusus merekrut 12 petugas tambahan untuk mengecek penonton.
Selain memonitor suhu tubuh, pihak Persita juga menyediakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer dan membagikan masker.
Kebijakan klub ini, kata Yetta, masih akan berlanjut ke laga kandang Persita selanjutnya yakni menghadapi Persih Bandung pada 5 April 2020.
Hingga Jumat, operator PT Liga Indonesia Baru baru menunda satu laga Liga 1 Indonesia 2020 karena virus corona yaitu Persija versus Persebaya yang seharusnya berlangsung pada Sabtu (7/3/2020) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Selain itu, semua kegiatan liga masih berjalan seperti biasa dan sesuai jadwal. Para suporter juga masih dapat menyaksikan pertandingan langsung di stadion.
Pemerintah Indonesia mengumumkan dua kasus pertama virus corona di Indonesia pada Senin (2/3/2020).
Dalam prosesnya, jumlah penderita penyakit pernapasan akibat virus tersebut bertambah menjadi empat orang. Dua orang tambahan baru dinyatakan positif tertular pada Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: Fadil Sausu Tampil Joss, Bali United Permalukan Barito Putera
Pertandingan antara Persita Tangerang vs PSM Makassar itu sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. Asnawi Bahar membuka keunggulan bagi tim tamu lebih dulu di menit 21, sebelum gol balasan tuan rumah dicetak oleh Edo Febriasyah di menit 59.
Berita Terkait
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!